![]() |
| Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di halaman Kantor Camat Praya, Rabu, (01/04/2026). Foto Istimewa |
Lombok Tengah, (postkotantb.com)– Bupati Lombok Tengah menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di halaman Kantor Camat Praya, Rabu, (01/04/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah berbasis kebutuhan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan DPRD Kabupaten Lombok Tengah. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perangkat kecamatan, kepala desa dan lurah, kepala dusun, kepala lingkungan, serta perwakilan forum kecamatan yang turut menyampaikan aspirasi masyarakat dari tingkat bawah.
Dalam forum tersebut,Camat Praya menyampaikan bahwa dari sekitar 30 usulan yang dihimpun pada Musrenbang tingkat kecamatan sebelumnya, terdapat sejumlah persoalan yang paling mendominasi dan menjadi keluhan masyarakat.
“Yang sangat mendominasi dan membutuhkan perhatian pertama, yang selalu menjadi keluhan masyarakat, adalah persoalan sampah. Kemudian tata ruang dan pengelolaan ruang, mengingat Praya sebagai ibu kota kabupaten,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa isu ketentraman dan ketertiban umum (trantibum) serta kecepatan pelayanan publik turut menjadi perhatian masyarakat yang perlu segera ditingkatkan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lombok Tengah menegaskan pentingnya penentuan skala prioritas dalam pembangunan daerah. Menurutnya, seluruh program memiliki tingkat kepentingan, namun harus difokuskan pada hal-hal yang paling mendesak.
“Kita harus menempatkan setiap persoalan sesuai dengan skala prioritas, karena semua pekerjaan itu penting, penting, dan penting. Namun di antara yang penting tersebut, ada yang lebih mendesak. Itulah yang kita sebut sebagai super prioritas,” tegasnya.
Ditambahkannya,Super prioritas inilah yang harus kita dahulukan penanganannya agar dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.
Selain itu,Bupati Lombok Tengah juga mengajak seluruh pihak untuk berpikir jauh ke depan dalam setiap perencanaan pembangunan.
“Apapun yang kita lakukan hari ini, jangan hanya berpikir untuk diri kita, tapi harus kita pikirkan untuk generasi kita di masa depan, di 10, 20, hingga 30 tahun yang akan datang seperti makanan bergizi, penerangan jalan, dan berbagai fasilitas lainnya jangan hanya kita pikirkan untuk hari ini dan besok, tetapi untuk anak-anak kita di masa depan,"terangnya.
Ia menegaskan bahwa kualitas generasi mendatang harus menjadi perhatian utama dalam pembangunan daerah.
“Anak-anak kita tidak boleh bodoh. Mereka harus pintar, memiliki kecerdasan dan intelektualitas yang tinggi, kuat, dan mantap, karena merekalah yang akan mengisi dan menentukan keunggulan daerah ini di masa depan,” tegasnya.
Bupati juga berharap seluruh perangkat daerah mampu menyusun program pembangunan yang terarah, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih efektif, terukur, dan berdampak nyata, baik untuk kebutuhan saat ini maupun untuk masa depan generasi yang akan datang. (Wan)



0Komentar