
Iwan Maret Asmara.S.Sos (kanan) Kepala Dinas Perhubungan Lombok Utara.Foto Istimewa
Lombok Utara, (postkotantb.com) - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Perhubungan pftimis mengupayakan program kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui skema Sister City dan adopsi proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).Fokus utamanya adalah pembangunan infrastruktur Alat Penerangan Jalan (APJ) yang terinspirasi dari keberhasilan Madiun.
Sebagaimana di ungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Utara, Iwan Maret Asmara, S.Sos di dampingi Kabid Dr. Sazli Rais saat ditemui postkotantb.com pada Rabu 29 April disela rapat internalnya mengatakan, dalam Proyek KPBU Alat Penerangan Jalan (APJ): Tujuan: Memasang 7.000 titik lampu penerangan jalan di seluruh wilayah Lombok Utara untuk mendukung keselamatan dan ekonomi masyarakat.
Anggaran dan Investasi: Proyek ini diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp133 miliar. Dukungan Pusat: Kementerian Keuangan RI memberikan dana Project Development Facility (PDF) sebesar Rp 5 miliar untuk pendampingan penyiapan proyek, konsultan ahli dan lain lain, dikarenakan perjalanan proyek ini panjang, sebut Iwan Maret.
Rencananya dalam Minggu ini pihaknya akan ke Jakarta lagi untuk berkoordinasi agar target program pemasangan selesai sepenuhnya pada tahun 2028. Dijelaskan juga bahwa kolaborasi Sister City berupa perjanjian resmi seperti Nota Kesepahaman (MoU) Sister City sudah ditandatangani oleh Bupati Lombok Utara, DR H Najmul Akhyar, dan Bupati Madiun, H.Hari Wuryanto, pada 9 Februari 2026.
Ruang Lingkup Selain infrastruktur APJ, kerja sama ini mencakup pertukaran pengalaman, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan. Transfer Pengetahuan (Capacity Building): Pemda KLU aktif mengadakan sesi peningkatan kapasitas (seperti yang dilakukan di Same Hotel pada akhir 2025) dengan menghadirkan tenaga ahli dari Madiun untuk mempelajari tata kelola KPBU yang efisien.
Program Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan Sister City (Kota Bersaudara) adalah dua strategi strategis untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan daya saing kota di tingkat internasional. Berdasarkan data terbaru, berikut adalah pemetaan kedua program tersebut:
1. KPBU (Public-Private Partnership)
KPBU adalah skema penyediaan infrastruktur yang melibatkan swasta, di mana pembiayaan dilakukan oleh Badan Usaha Pelaksana (BUP), yang membantu mengatasi keterbatasan APBD/APBN.
KPBU +1, Potensi proyek: terdapat 55 proyek infrastruktur potensial yang dipetakan, mencakup jalan tol, jembatan, sumber daya air, dan permukiman. KPBU kini mulai diarahkan untuk pembangunan smart city, termasuk sistem smart metering untuk air/listrik, manajemen transportasi umum, dan early warning system bencana.
Tahapan dimulai dengan penyiapan studi kelayakan (FS), kegiatan pendukung, dan Market Sounding (penjajakan minat pasar), yang bertujuan mendorong investasi swasta dan asing untuk meningkatkan produktivitas daerah.
Sister City adalah kemitraan antara dua kota/provinsi yang memiliki karakteristik serupa—seperti budaya, sejarah, atau geografis—untuk bertukar pengetahuan dan kerja sama.
Adapun dibidang kerjasama yang di sampaikan Kadis Perhubungan dicontohkan seperti pengembangan ekonomi, perdagangan, sosial, kesehatan, pariwisata, pendidikan, dan penanggulangan bencana, sebagai wujud soft diplomacy dan kolaborasi people-to-people untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dari sisi manfaat lanjutnya membuka peluang investasi, pengembangan teknologi, serta peningkatan kapasitas aparatur daerah, tuturnya. Integrasi KPBU dan Sister City, Program ini dapat dikombinasikan untuk mempercepat pembangunan:
Sister City dapat membuka jalan (proyek percontohan) bagi investor dari negara mitra.
KPBU digunakan untuk mendanai infrastruktur fisik yang dihasilkan dari kerjasama tersebut.
Pemerintah terus mendorong KPBU agar daerah tidak hanya mengandalkan APBD dalam membangun infrastruktur berkelanjutan, jelasnya.
Pewarta: Jaharuddin.S.Sos
Kadis Perhubungan Lombok Utara Oftimis Program KPBU Dimulai Tahun 2026 Ini
Redaksi PostKotaNTB
Font size:
12px
Baca juga:

0Komentar