Laporan Syaiful Marjan wartawan postkotantb.com Biro Sumbawa


Sumbawa Besar, (postkotantb.com) - Dipesisir Pantai Labuhan Punti Sumbawa, kecamatan Badas, kabupaten Sumbawa - NTB hadir sebuah destinasi kuliner yang menawarkan suasana berbeda dengan 
Pesona Alam bernuansa kearifan lokal, yaitu kedai Kanaya yang mengusung konsep alami dengan nuansa rindang dan sejuk.

kedai kuliner ini menjadi tempat favorit bagi kaula muda, masyarakat dan tamu pemerintah daerah hingga wisatawan domestik dan mancanegara.
Dengan latar pemandangan laut yang indah serta hembusan angin pantai yang menenangkan hati,"kedai Kanaya menghadirkan konsep rama lingkungan dan penuh keakraban bagi setiap pengunjung yang berangkat dari pengalaman dimilikinya yang tidak hanya sekadar menikmati sajian kuliner akan  tetapi juga merasakan ketenangan dan keindahan alam secara langsung.


Di balik berdirinya kedai Kanaya terdapat sosok yang akrab disapa "Naya yang berlatar belakang sebagai mantan pekerja perbangkan menjadi inspirasi utama dalam membangun konsep kedai kuliner. Semasa bekerja, Naya terbiasa melakukan pertemuan di tempat-tempat yang tenang, termasuk kedai kopi di pinggir pantai.

“Dulu saya sering meeting di tempat yang tenang dan alami. Dari situ muncul keinginan untuk memiliki tempat sendiri dengan suasana seperti itu,” ungkap Naya saat bincang-bincang bersama teman jurnalis diantaranya Jurnalis Senio Didin Maninggara CEO (Chief Executive Officer) Media  garanews.com, Syaeful Marjan (Jhey) jurnalis postkotantb.com dan Heriyanto, Anugerahmedia.com. di lokasi kedai Kanaya, Rabu sore (08/04/2026). 

Berbekal pengalaman tersebut, Naya kemudian menghadirkan kedai Kanaya dengan konsep ruang terbuka hijau yang dipenuhi pepohonan rindang, menghadirkan suasana alami yang sejuk dan nyaman.

Konsep ini membuat pengunjung betah berlama-lama, baik untuk bersantai, berdiskusi, maupun bekerja.
Menariknya, kedai Kanaya juga kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan, mulai dari pertemuan tamu pemerintah daerah, kegiatan komunitas motor, arisan ibu-ibu, hingga agenda resmi yang memanfaatkan keindahan dan ketenangan pesisir pantai sebagai daya tarik utama.

Tidak hanya itu, kedai ini juga menjadi tujuan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menikmati suasana pantai sambil bersantai menikmati menu yang telah disediakan." Momen matahari terbenam menjadi salah satu daya tarik yang paling dinantikan para pengunjung.


Naya Tri Prasetia, Putra Sumbawa kelahiran tahun 1982 menuturkan harapannya agar kehadiran kedai Kanaya dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Sumbawa dan Nusa Tenggara Barat, untuk terus mengembangkan potensi daerah.

“Semoga apa yang sudah saya miliki saat ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman yang memiliki visi yang sama untuk memajukan potensi daerah kita, khususnya di Sumbawa."Mari kita bersama-sama bergandengan tangan mempromosikan destinasi daerah kita,”ucapnya seraya menambahkan, bahwa Sumbawa yang dahulunya dikenal sebagai daerah transit, kini mulai berkembang menjadi tujuan wisata yang diminati oleh para tamu dari luar, Hal ini seiring dengan hadirnya berbagai destinasi yang memiliki potensi besar dan mampu menarik minat wisatawan seperti wisata Hiu Paus di Teluk saleh, Desa Labuhan Jambu, kecamatan Terano. 

“Dulu Sumbawa hanya dikenal sebagai daerah transit, namun kini dengan hadirnya berbagai destinasi, Sumbawa mulai menjadi tujuan utama bagi pengunjung, baik domestik maupun mancanegara,” sebutnya.


Naya berharap, kedai Kanaya dapat menjadi pemantik semangat bagi masyarakat di NTB, khususnya Sumbawa, untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata daerah.
“Harapan saya, semoga ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman di NTB, khususnya Sumbawa, untuk terus berkarya dan bersama-sama membangun serta mempromosikan daerah kita agar semakin dikenal luas,” tutupnya. (Jhey/HR)