Mataram, (postkotantb.com) - Kegiatan silaturahim dan reuni bertajuk Ngopi Alumni UMY yang digelar oleh Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) berlangsung hangat dan penuh keakraban, Minggu (26/4/2026), di Museum NTB. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur NTB Dr H.Lalu Muhammad Iqbal, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi NTB, pimpinan organisasi, serta ratusan alumni UMY lintas generasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro PBJ Pemprov NTB, Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov NTB, Kepala Museum NTB, Ketua Baznas Provinsi NTB, Ketua PWM NTB, serta Ketua dan pengurus KAUMY NTB.
Dalam sambutannya, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal yang juga merupakan alumni Hubungan Internasional UMY menegaskan bahwa kegiatan Ngopi Alumni UMY menjadi ruang strategis untuk mempererat kebersamaan. Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kolaborasi yang kuat demi mendukung pembangunan daerah. “Ngopi Alumni UMY ini menjadi sarana untuk menguatkan kebersamaan. Dari sini diharapkan lahir kolaborasi nyata dalam mendukung pembangunan NTB,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, bahwa kolaborasi tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek sosial, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, alumni, dan berbagai elemen masyarakat sangat penting dalam menekan angka kemiskinan di daerah.
“Kolaborasi yang kuat harus dibarengi dengan kepedulian sosial. Jika jejaring alumni ini bergerak bersama, saling membantu dan menghadirkan program-program yang menyentuh masyarakat kecil, maka upaya kita dalam menurunkan angka kemiskinan akan lebih cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KAUMY NTB Arief Rachman, S.IP, M.Sos menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi yang bertujuan memperkuat jejaring alumni UMY di Nusa Tenggara Barat. Ia menekankan pentingnya peran alumni dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan daerah.
Menurut Arief Rachman, keberadaan Gubernur NTB yang juga alumni UMY menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara alumni dan pemerintah daerah.
“Para alumni diharapkan dapat berkontribusi aktif serta mendukung berbagai program pemerintah daerah dalam mewujudkan NTB Makmur Mendunia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Arief yang juga menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lombok Barat menjelaskan bahwa konsep Ngopi Alumni sengaja dirancang dalam suasana santai dan rileks. Hal ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional serta memperkuat ikatan antar alumni.
Kegiatan yang mengusung tema “Kangen, Tidak Selesai di Wirobrajan” ini berlangsung lancar dan penuh keakraban. Diskusi ringan yang tercipta di sela-sela kegiatan diharapkan mampu melahirkan ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi pembangunan.
“Biasanya ide-ide cemerlang lahir dari ruang-ruang diskusi di meja kopi. Karena itu, kegiatan ini kami kemas dalam konsep Ngopi Alumni UMY dengan harapan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (Humas KAUMY NTB)





0Komentar