Lombok Utara, (postkotantb.com) – Posyandu kini tidak lagi hanya menjadi tempat menimbang bayi. Melalui transformasi terbaru, Posyandu di Kecamatan Gangga berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu yang mengintegrasikan 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk menghadirkan layanan dasar yang lebih inklusif dan komprehensif bagi masyarakat desa. 
 
Guna memastikan kesiapan program tersebut, Camat Gangga, Mahzan Zohdi, bersama jajaran Puskesmas Gangga dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Gangga melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Dusun Karang Anyar, Desa Gondang, pada Rabu (29/04/2026) bertepatan dengan 11 Zulkaidah 1447 H. 
 
Rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Desa Gondang yang diwakili Kasi Pelayanan, Muh. Isnaeni Akbar, bersama para kader Posyandu dan puluhan warga di Aula Posyandu Dusun Karang Anyar. 
 

Dalam sambutannya, Muh. Isnaeni Akbar menyampaikan dukungan penuh Pemdes Gondang terhadap restrukturisasi ini. Ia berharap perubahan ini dapat menyentuh seluruh lapisan warga sasaran secara lebih efektif. 
 
Kepala Puskesmas Gangga melalui Kepala Tata Usaha (KTU) menjelaskan bahwa transformasi ini merujuk pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Posyandu kini wajib mencakup enam bidang layanan utama: 
 
1. *Kesehatan*: Meliputi layanan KIA, gizi, dan imunisasi. 
2. *Pendidikan*: Integrasi dengan PAUD dan edukasi masyarakat. 
3. *Pekerjaan Umum*: Memastikan akses warga terhadap air bersih dan sanitasi. 
4. *Perumahan Rakyat*: Pemantauan standar rumah layak huni bagi warga. 
5. *Trantibum Linmas*: Menjaga keamanan, ketentraman, dan perlindungan masyarakat. 
6. *Sosial*: Pemberian layanan sosial dasar yang tepat sasaran. 
 
“Posyandu adalah garda terdepan. Penataan dan restrukturisasi di tingkat desa menjadi kunci keberhasilan transformasi ini. Posyandu kini menjadi simpul pelayanan publik lintas sektor, bukan lagi sekadar tempat timbang balita,” tegas KTU Puskesmas Gangga. 
 
Camat Gangga, Mahzan Zohdi, menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga di tingkat desa agar 6 bidang SPM ini dapat berjalan beriringan. 
 
“Transformasi ini adalah langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Kita ingin Posyandu benar-benar menjadi pusat solusi bagi warga di dusun-dusun. Mari kita wujudkan kesejahteraan masyarakat melalui Posyandu yang telah bertransformasi untuk melayani 6 bidang SPM di desa,” ujar Mahzan Zohdi. 
 
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Gangga, Ny. Rinda Masriana, yang turut hadir memberikan penekanan khusus pada peran kader PKK sebagai motor penggerak utama di lapangan. 
 
"Transformasi ini menuntut kader kita untuk lebih responsif. Jika selama ini ibu-ibu kader fokus pada kesehatan balita, kini mereka juga menjadi jembatan informasi untuk urusan pendidikan anak, kelayakan rumah, hingga masalah sosial tetangganya," ujar Ny.Rinda Masriana. 
 
PKK Kecamatan berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan agar kader tidak merasa terbebani dengan tugas baru ini, melainkan merasa berdaya karena menjadi agen perubahan di dusun. Beliau berharap kader mampu mendeteksi warga yang membutuhkan bantuan sosial atau anak yang tidak bersekolah untuk segera dilaporkan melalui sistem layanan terintegrasi ini. 
 

"PKK adalah mitra strategis pemerintah. Dengan transformasi 6 bidang SPM ini, kita ingin memastikan tidak ada satu pun warga di Dusun Karang Anyar maupun Desa Gondang yang tertinggal dalam mendapatkan layanan dasar. Mari kita kerja ikhlas demi kemajuan keluarga-keluarga di Kecamatan Gangga," tambahnya. 
 
Melalui integrasi ini, diharapkan pelayanan publik di Kecamatan Gangga menjadi lebih menyeluruh, berkelanjutan, dan mampu mendeteksi permasalahan masyarakat sejak dini langsung dari tingkat akar rumput. (@ng)