Lombok Utara, (postkotantb.com) – Proses pemberangkatan Calon Jemaah Haji 2026 dari Embarkasi Lombok terus berjalan. Berdasarkan data terbaru per 13 Mei 2026, sebanyak 154 Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Lombok Utara yang tergabung dalam Kloter 13 telah diberangkatkan ke Tanah Suci pada Kamis pagi, 7 Mei 2026.
Kloter 13 merupakan kloter gabungan yang menghimpun jemaah dari tiga wilayah, yaitu Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kota Bima. Penggabungan ini dilakukan untuk mengoptimalkan kuota dan jadwal penerbangan dari Embarkasi Lombok.
Pemberangkatan berlangsung tertib di Asrama Haji Lombok dengan pengawalan petugas Kementerian Agama, petugas kesehatan, dan unsur TNI-Polri. Sebelum berangkat, seluruh jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan akhir, pembagian dokumen, dan pengarahan teknis pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Bagian Kesra, Haji Syamsudirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran proses pemberangkatan. Pihaknya juga mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi fisik selama berada di Arab Saudi mengingat cuaca dan kepadatan aktivitas ibadah.
“Kami titip jaga kesehatan, ikuti arahan petugas kloter, dan fokus pada ibadah. Keluarga di Lombok Utara mendoakan agar bapak ibu semua menjadi haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat,” ujar salah satu pejabat Kesra KLU.
Kloter 13 menjadi salah satu kloter awal yang diberangkatkan dari Embarkasi Lombok tahun ini.
Perkembangan terkait kondisi seluruh CHJ relatif sehat sehat semua, sebut Haji Syamsudirman pada postkotantb.com pada Rabu (13/05/3026) di ruang kerjanya.
Sementara itu, persiapan untuk Kloter 14 juga terus dimatangkan. Pemkab KLU berkomitmen memantau perkembangan seluruh jemaah asal Lombok Utara yang berangkat, baik melalui koordinasi dengan PPIH Embarkasi maupun laporan dari petugas kloter di Tanah Suci.
Kabag Kesra mengakui, kalau salah seorang yang bernama Ibu Radipah sempat cidra pada bagian lengan kanan akibat jatur seminggu sebelum di berangkatkan, namun itu bukan menjadi kendala untuk berangkat bersama rombongan lain dari KLU.
Sampai saat ini kondisi pisiknya sudah kembali semula dan siap mengikuti serangkaian kegiatan berhaji.
Begitu jua dengan yang lainnya, petugas kesehatan dan pendamping tetap mengawasi serta mendampingi seluruh CJH yang akan melaksanakan kegiatan berhaji.
Informasi terbaru terkait jadwal dan kondisi jemaah akan diinformasikan secara berkala melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Lombok Utara agar keluarga di daerah dapat mengetahui perkembangan secara langsung. - (@ng)
Pewarta: Jaharuddin.S.Sos


0Komentar