Koperasi Syariah Berbasis TBA Berkembang Positif, Dana Bergulir Sentuh 806 Kepala Keluarga
Suryaman, SSTP Kepala Dinas Disperindagkop dan UMKM  Kabupaten Sumbawa Barat.Foto Istimewa Amry SR


Sumbawa Barat, (postkotantb.com) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat kembali memanfaatkan momentum kegiatan keagamaan sebagai sarana komunikasi publik melalui Forum Yasinan yang digelar pada Kamis malam (30/04) pukul 20.00 WITA, bertempat di Central Kediaman Wakil Bupati Sumbawa Barat.

Dalam forum tersebut, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Suryaman, menyampaikan berbagai perkembangan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui Koperasi Syariah berbasis TBA.

Ia menjelaskan, bahwa salah satu layanan utama yang menjadi tugas dinasnya adalah pemberian bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM melalui koperasi syariah tersebut. “Dana telah dikucurkan sejak November lalu di seluruh kecamatan, mencakup 8 koperasi dengan total nilai Rp3,25 miliar. Hingga saat ini, yang sudah tersalurkan sebesar Rp2,26 miliar dan telah menyentuh 806 kepala keluarga pelaku UMKM,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, bahwa koperasi syariah berbasis TBA telah menunjukkan perkembangan positif. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT). “Alhamdulillah, sampai hari ini sudah 6 kecamatan yang melaksanakan RAT Koperasi TBA,” tambahnya.

Menanggapi pertanyaan masyarakat terkait adanya penerima pinjaman yang bukan anggota, Suryaman menegaskan bahwa prinsip dasar koperasi TBA adalah “dari anggota untuk anggota.” Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat yang belum tergabung untuk segera menjadi anggota koperasi.
“Siapa pun yang telah menjadi anggota dan memenuhi kewajiban seperti simpanan pokok dan simpanan wajib, maka berhak untuk mengajukan pinjaman,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa tujuan jangka panjang dari program ini adalah memperbesar dan memperkuat koperasi TBA melalui mekanisme dana bergulir. Program ini merupakan pengembangan dari skema sebelumnya, di mana kelompok TBA telah menerima dana bergulir sebesar Rp10 juta dan dinilai berhasil, sehingga kini ditingkatkan menjadi koperasi berbasis TBA.

Menutup penyampaiannya, Suryaman mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif. “Bagi yang belum menjadi anggota TBA, mari bergabung. Ini adalah peluang bersama untuk memperkuat ekonomi masyarakat secara gotong royong dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Amry)