Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat kembali menegaskan komitmen memperkuat kualitas angkatan kerja muda. Melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch II UPTD Balai Latihan Kerja KSB, 64 peserta resmi memulai pelatihan di Graha Praja, Senin (22/06/226).
Pelatihan dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si Turut hadir Kepala Dinas Nakertrans Slamet Riadi, S.Pi. M.Si,. perwakilan DPRD, jajaran asisten, staf ahli, kepala OPD, serta perwakilan PT AMNT.
Kepala Dinas Nakertrans Slamet Riadi melaporkan, 64 peserta hasil seleksi dari berbagai kecamatan terbagi ke 4 kelas masing masing berisi 16 orang. Kejuruan yang dibuka:
1. Plate Welder SMAW 3G
2. Instalasi Listrik Bangunan Sederhana
3. Operator Komputer Muda
Seluruh peserta dibebaskan biaya. Fasilitasnya lengkap: modul, ATK, pakaian kerja, hingga uang transportasi.
Pelatihan digelar di 3 lokasi: BLK Poto Tano, LPKS Samawi Tepas Brang Rea, dan SMK RUM Inovasi Jereweh. Kepala BPVP Lombok Timur Imran Tahir, S.Hut, M.Si,. juga hadir memberi dukungan sebagai bentuk sinergi antarlembaga.
Revitalisasi BLK Harus Sampai ke Arah Program
Dalam sambutannya, Bupati Amar menekankan pelatihan vokasi bukan sekadar seremonial. Revitalisasi BLK, katanya, harus menyentuh arah program dan orientasi agar nyambung dengan kebutuhan industri dan peluang usaha mandiri.
"Industrialisasi ketenagakerjaan hanya bisa berjalan jika sumber daya manusia dipersiapkan secara serius dan terarah," ujarnya.
Pemkab KSB juga mendorong skema penempatan kerja terstruktur. Termasuk dukungan pembiayaan penempatan lewat perbankan dengan mekanisme tanpa bunga yang ditanggung pemerintah sesuai ketentuan daerah. Tujuannya agar peserta yang lulus benar-benar punya jalan menuju kerja.
Pesan Bupati ke peserta tegas: "Jadi kepada adik-adik yang akan ikut latihan, manfaatkan kesempatan ini dengan baik, manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal." (Amry)
---



0Komentar