Lombok Tengah, (postkotantb.com)– Alun-Alun Bencingah Adiguna Praya berubah jadi pancaran gegap gempita cahaya dan gema kalam ilahi, Sabtu malam (8/6). Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi dibuka Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri, S.IP., M.A.,P. Ribuan warga dari berbagai wilayah dan jajaran pejabat se-NTB membaur dalam kemegahan.

Hadir sederet tokoh penting mulai dari Gurbernur NTB Dr.H.Lalu Muhammad Iqbal, Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Wali Kota Bima, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najimul Hayar, hingga Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanifah Musyafirin dan para pejabat lainnya.

Bupati Pathul Bahri dalam sambutannya dengan penuh syukur menyebut momen ini sebagai “malam penuh kebahagiaan” bagi warga Lombok Tengah yang dipercaya menjadi tuan rumah. Ia juga mengungkap makna “Mas Mirah” yang diartikan logam mulia dikelilingi batu permata. sebagai simbol harapan agar Lombok Tengah bersinar di tengah NTB.

Perwakilan Kementerian Agama RI sekaligus Sekretaris Umum LPTQ Nasional menyampaikan apresiasi tinggi. 

“Jujur kami katakan, Pak Gubernur, penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi NTB kali ini, walaupun tingkat provinsi, tetapi rasa Nasional,” ungkapnya.

Ia bahkan membandingkan dengan MTQ Nasional sejak 1968.Sampai saat ini masyarakat per-MTQ-an masih terngiang-ngiang bagaimana masyarakat NTB begitu sangat antusias menyambut MTQ Nasional 2016. Sampai sekarang rasanya belum ada bandingannya dengan provinsi lain.

Menurutnya, hal ini tak mengherankan karena NTB dikenal sebagai masyarakat religius dan berbudaya. 

“Di sini agama dan budaya hidup berdampingan secara harmonis. Partisipasi masyarakat luar biasa, bukan hanya dari kalangan muslim,"terangnya.

Kemenag menilai MTQ NTB sejalan dengan visi misi Gubernur dan bisa menjadi bentuk diplomasi keagamaan di tingkat dunia.

MTQ ke-31 NTB di Lombok Tengah akan berlangsung beberapa hari ke depan, diikuti seluruh kafilah kabupaten/kota se-NTB. Selain lomba tilawah, qira’at, tahfidz, dan cabang lainnya, agenda ini diharapkan memperkuat syiar Islam dan persaudaraan antar daerah. 

Pewarta: Lalu Irsyadi