Lombok Utara, (postkotantb.com) - Pemerintah Kecamatan Gangga turun langsung menguatkan BUMDes Apik88 Desa Segara Katon. Kunjungan kerja digelar Selasa (23/06/2026) bertepatan 8 Muharam 1448 H, fokus ke tata kelola sehat dan unit usaha ketahanan pangan.

Dipimpin Kasi PMD Rahadianto, rombongan kecamatan disambut Kepala Desa Ramdan, Ketua BPD Saharman, dan Direktur BUMDes Apik88 Ari Susanto. Diskusi berlangsung di ruang kerja Kades Segara Katon.

3 Fokus utama supervisi kecamatan:


1. Penguatan BUMDes: Rahadianto menegaskan BUMDes bukan papan nama. Targetnya tata kelola sehat, inovatif, dan mampu dongkrak PADes dan buka lapangan kerja. Kecamatan siap kawal regulasi.

2. Tata kelola desa: Kasi Pemerintahan soroti 2 hal mendesak. Kekosongan 2 anggota BPD Segara Katon akibat mundur dan pemberhentian politik. Serta status Kadus Sembaro yang sudah SP 3 dan kini diisi Plh. Kecamatan minta kejelasan PAW dan tindak lanjut hukum.

3. Blueprint Apik88: Direktur Ari Susanto paparkan aset utama BUMDes: lahan 1,7 hektare senilai Rp650 juta yang dibeli 2023 lewat skema penyertaan modal. Lahan itu jadi basis bank pakan ternak. Saat ini sudah ditanami gamal, ada sumur bor, mesin huler, dan rumah pakan ayam. Unit peternakan kambing-sapi tahap persiapan SDM.

Ari menekankan efisiensi. Cukup 3 pengurus inti yang kerja keras agar beban operasional tidak membunuh BUMDes di awal. "Kasus BUMDes jalan di tempat sering karena manajemen gemuk. Kami dobrak kebiasaan itu," tegasnya.

Ketua BPD Saharman pastikan program peternakan sudah punya payung hukum Perdes. Skema penyertaan modal dipilih agar lahan sah jadi aset BUMDes, bukan aset desa. Ini sesuai hasil konsultasi ke Kementerian Desa.


Rombongan kecamatan lalu cek lapangan di Dusun Papak. Rahadianto apresiasi kesiapan infrastruktur pakan dan air sebelum ternak masuk. "Ini perencanaan matang. Kami optimis Apik88 jadi motor ketahanan pangan di Gangga," ujarnya.

Kunjungan ditutup dengan komitmen pengawalan regulasi dari kecamatan agar BUMDes Apik88 bisa maksimal.

Pewarta: Jaharuddin