Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov. menegaskan komitmen Pemda memastikan akses pendidikan merata bagi seluruh anak, baik reguler maupun siswa inklusi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelepasan murid Sekolah Inklusi Al Fath, Rabu (17/06/2026).
Tahun ajaran ini 29 siswa dinyatakan lulus: 20 siswa TK, 4 siswa SD, dan 5 siswa SMP. Mereka siap melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Perwakilan wali murid mengapresiasi perhatian Pemda yang konsisten menyalurkan bantuan pendidikan ke sekolah inklusi secara setara dengan sekolah lain.
*Dorong orang tua urus Kartu Sumbawa Barat Maju*
Wabup Hanipah menekankan peran orang tua mendampingi belajar anak di rumah dan menumbuhkan akhlak baik. Ia juga menginstruksikan wali murid segera memastikan kepemilikan Kartu Sumbawa Barat Maju. Di dalamnya ada layanan _Maju Pendidikan_ untuk mendukung seluruh siswa termasuk inklusi melanjutkan sekolah.
Besaran bantuan uang pangkal/biaya masuk:
- *TK*: Rp 300.000
- *SD/MI*: Rp 500.000
- *SMP/MTs*: Rp 750.000
- *SMA/SMK/MA*: Rp 1.000.000
- *Perguruan Tinggi Diploma/S1*: Rp 2.000.000
Jika ada kendala teknis penyaluran, orang tua diminta konsultasi langsung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
*Apresiasi untuk guru*
Wabup memberikan apresiasi ke para guru atas dedikasi membentuk karakter anak yang ceria, gembira, dan bersemangat.
"Kalian adalah kebanggaan orang tua dan guru. Teruslah berjuang meraih cita-cita ke jenjang yang lebih tinggi," pesan Wabup kepada siswa Al-Fath.
Sebelumnya, Pengelola Yayasan Al Fath Faradilla menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap keberlangsungan pendidikan inklusi. Keberhasilan sekolah ini juga didukung kolaborasi TPQ Binnat Umat dan Yayasan Deamas Manurung.
Acara ditutup doa dan foto bersama. Turut hadir Kepala Bidang Dikbud Ely Marliaty, S.Pd., M.M.Inov. serta para wali murid. (Amry)




0Komentar