Sumbawa Besar, (postkotantb.com)  – Semangat juang dan optimisme mewarnai pelepasan Kontingen Kabupaten Sumbawa menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat 2026. Sebanyak 625 atlet, pelatih, dan ofisial secara resmi dilepas oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (09/7/2026), untuk mengemban misi mengharumkan nama Tana Samawa di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Kontingen Kabupaten Sumbawa yang terdiri atas 487 atlet serta 138 pelatih dan ofisial akan berlaga pada 51 cabang olahraga. Dengan persiapan yang telah berlangsung selama empat tahun terakhir, Kabupaten Sumbawa datang bukan sekadar sebagai peserta, tetapi membawa tekad besar untuk bersaing di papan atas klasemen akhir Porprov NTB 2026.
Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., mengatakan seluruh program pembinaan atlet telah dijalankan secara terukur melalui pemusatan latihan, evaluasi, hingga pendampingan berkelanjutan. 


Berdasarkan evaluasi terakhir, kesiapan kontingen telah mencapai 97 persen.
"Kami menargetkan meraih 64 medali emas, 79 medali perak, dan 114 medali perunggu, sekaligus menempati posisi kedua pada klasemen akhir. Target ini menjadi lompatan besar dibanding capaian Porprov 2023 yang menghasilkan 41 medali emas," ungkap Abdul Rafiq.

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, DPRD Kabupaten Sumbawa, Forkopimda, serta berbagai pihak yang ikut berkontribusi dalam pembinaan olahraga, termasuk PT Bank NTB Syariah dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menegaskan bahwa para atlet merupakan duta daerah yang membawa nama baik Kabupaten Sumbawa. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kontingen bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik daerah di setiap pertandingan.
"Kalian bukan hanya bertanding untuk diri sendiri, tetapi membawa harapan seluruh masyarakat Sumbawa. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, disiplin, dan jangan pernah menyerah. Prestasi lahir dari kerja keras, latihan yang konsisten, mental yang kuat, dan doa," tegas Bupati.


Di hadapan ratusan atlet, pelatih, dan ofisial, Bupati Jarot juga membagikan pesan sederhana mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Ia menyebut ada 'tujuh dokter pribadi' yang harus selalu diterapkan, yakni rajin berolahraga, istirahat yang cukup, memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga pikiran tetap positif, selalu bersyukur, serta tidak meninggalkan doa.

Meski pelaksanaan Porprov NTB 2026 digelar di sejumlah kabupaten dan kota di NTB sebagai konsekuensi penyesuaian kondisi fiskal, Bupati menilai hal tersebut tidak boleh menjadi hambatan untuk meraih prestasi terbaik.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya secara resmi melepas Kontingen Kabupaten Sumbawa untuk mengikuti Porprov NTB Tahun 2026. Selamat bertanding, raihlah prestasi setinggi-tingginya, dan pulanglah membawa kebanggaan bagi Tana Samawa," ucapnya disambut tepuk tangan para peserta.

Prosesi pelepasan berlangsung penuh khidmat dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz H. Muhammad Jurnawi Fachrudin, memohon keselamatan, kesehatan, serta keberhasilan seluruh kontingen selama mengikuti Porprov NTB 2026.


Sebagai bentuk dukungan moril kepada para atlet, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menyerahkan uang saku secara simbolis kepada perwakilan atlet dan pelatih. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa bersama jajaran Forkopimda, Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, para Asisten Sekretariat Daerah, serta Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa.

Dengan persiapan yang hampir mencapai 100 persen dan target 64 medali emas, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan olahraga di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Jhey)