Kadis PUPR: Kesiapan Infrastruktur Sekolah Rakyat di Sumbawa Dimatangkan, Sumur Bor dan Jalan Akses Segera Dibangun
Kepala dinas PUPR Kabupaten Sumbawa Muhammad Sofyan. ST. Foto Istimewa



Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mematangkan kesiapan infrastruktur untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sejumlah infrastruktur dasar mulai dipersiapkan, terutama penyediaan air bersih dan pembangunan jalan akses menuju lokasi.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, ST menjelaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh kebutuhan infrastruktur dasar dapat terpenuhi sebelum pembangunan fisik Sekolah Rakyat dimulai.

Menurutnya, kebutuhan air bersih pada tahap konstruksi akan dipenuhi melalui pembangunan sumur bor yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Sumbawa. Sumur bor tersebut diperkirakan memiliki kapasitas produksi sekitar 2 hingga 3 liter per detik.
"Pemenuhan kebutuhan air bersih pada tahap konstruksi kami upayakan melalui pembangunan sumur bor menggunakan APBD Kabupaten Sumbawa dengan estimasi kapasitas sekitar 2 sampai 3 liter per detik," jelas Muhammad Sofyan kepada media ini Kamis, (09/07/2026).

Selain pembangunan sumur bor, pasokan air juga akan diperkuat melalui layanan Perumdam Batulanteh dengan kapasitas sekitar 1 hingga 2 liter per detik, sehingga kebutuhan air selama proses pembangunan diharapkan dapat terpenuhi secara optimal.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas menuju lokasi, Dinas PUPR juga menyiapkan pembangunan jalan akses sepanjang kurang lebih 300 hingga 400 meter. Infrastruktur tersebut akan menjadi akses utama bagi kendaraan proyek maupun aktivitas operasional setelah Sekolah Rakyat mulai difungsikan.
Di sisi lain, Dinas PUPR telah membangun komunikasi dan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I guna memperkuat dukungan terhadap penyediaan sumber air baku sesuai kewenangan pemerintah pusat.

Muhammad Sofyan mengakui, bahwa pelayanan air bersih di kawasan perkotaan Sumbawa masih menghadapi tantangan akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat. Namun demikian, pemerintah daerah bersama BWS dan Perumdam Batulanteh terus melakukan berbagai langkah optimalisasi agar kapasitas layanan air bersih dapat terus ditingkatkan.

Ia menyebutkan, melalui program optimalisasi sistem penyediaan air minum yang sedang berjalan, kapasitas layanan ditargetkan meningkat hingga sekitar 150 liter per detik, sehingga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan, tetapi juga mendukung fasilitas pelayanan publik, termasuk Sekolah Rakyat.

"Kami terus bersinergi dengan pemerintah pusat, BWS, Perumdam Batulanteh, serta seluruh pihak terkait agar kesiapan infrastruktur dasar dapat diselesaikan sesuai jadwal, sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa," tegasnya.

Pemerintah Sumbawa menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa. (Jhey)