Lombok Utara, (postkotantb.com) — Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lombok Utara menggelar rapat pengurus untuk mematangkan persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten tahun 2026. Rapat ini juga sekaligus membahas strategi Lombok Utara sebagai calon tuan rumah MTQ tingkat Provinsi NTB 2027.
Dalam forum yang berlangsung khidmat tersebut, pengurus LPTQ menegaskan komitmen menghadirkan pelaksanaan MTQ yang lebih berkualitas. Fokusnya tidak hanya pada teknis lomba, tetapi juga pada peningkatan partisipasi kafilah dan dampak syiar keagamaan di masyarakat.
Ketua LPTQ Kabupaten Lombok Utara menyampaikan bahwa MTQ 2026 tingkat kabupaten akan menjadi tolok ukur kesiapan daerah. Sekaligus menjadi ajang seleksi qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Lombok Utara di tingkat provinsi.
“MTQ kabupaten ini bukan hanya agenda rutin, tetapi menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi Qur’ani sekaligus persiapan menuju event yang lebih besar di tingkat provinsi,” ujarnya.
Targetkan Anggaran Rp11 Miliar untuk MTQ Provinsi 2027
Pembahasan khusus juga menyoroti kesiapan Lombok Utara menjadi tuan rumah MTQ Provinsi NTB 2027.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara bersama LPTQ menargetkan penyelenggaraan yang lebih meriah dan berkualitas dibanding MTQ Provinsi NTB 2026 di Lombok Tengah yang menelan anggaran sekitar Rp8 miliar.
Untuk itu, kebutuhan anggaran yang dirancang mencapai Rp11 miliar. Saat ini sebesar Rp3,6 miliar di antaranya telah mendapat dukungan dan tersedia di DPR sebagai langkah awal realisasi.
“Ini adalah ikhtiar bersama. Kita ingin MTQ 2027 di Lombok Utara menjadi yang terbaik, tidak hanya dari segi kemegahan, tetapi juga nilai syiar dan keberkahan yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Rapat juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, LPTQ, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat agar dua agenda besar ini berjalan sukses.
“Alhamdulillah, semoga Allah SWT memudahkan segala rencana mulia ini, sebagai bagian dari upaya kita dalam mensyiarkan Al-Qur’an di negeri tercinta,” tutupnya.
Pelaksanaan MTQ diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Lombok Utara.
Pewarta: @ng Jaharuddin



0Komentar