![]() |
| Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, S.T., Foto Istimewa/postkotantb.com/Bang Jhey |
Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan. Di tengah keterbatasan APBD, percepatan dilakukan dengan memaksimalkan anggaran daerah sekaligus mengandalkan dukungan dana dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, S.T., menyebut sejumlah paket pekerjaan APBD Murni TA 2026 saat ini sudah berjalan. Penanganannya difokuskan pada ruas-ruas dengan tingkat urgensi tinggi, termasuk rehabilitasi deker dan jembatan agar konektivitas antarwilayah tetap lancar.
Ruas yang sedang dikerjakan lewat APBD Murni 2026:
- Lantung – Ropang
- Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Empang
- Padasuka – Sukamaju
- Labu Kuris – Labu Terata
- Pamunga – SP
- Sejumlah ruas jalan di kawasan perkotaan Sumbawa Besar.
"Seluruh pekerjaan yang telah diprogramkan melalui APBD Murni saat ini sedang berproses. Kami terus mendorong percepatan pelaksanaan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat," ujar Sofyan, Jumat (10/7/2026).
Untuk ruas yang masih bisa dipelihara, PUPR menerapkan metode _sertu_ atau penambalan pada badan jalan beraspal yang rusak. Perbaikan deker dan jembatan juga dilakukan di titik-titik kritis.
*Dorong Dana Pusat Lewat Program IJD*
Selain APBD, Pemkab Sumbawa juga mengejar dana melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dari APBN. Program ini ditargetkan mempercepat peningkatan kualitas jalan dengan konstruksi lebih permanen.
IJD tahap pertama masih berjalan. Untuk tahap kedua, usulan sudah selesai dibahas di tingkat balai dan berita acaranya telah disetujui.
Beberapa ruas strategis yang diusulkan lewat IJD antara lain:
- Jalan Labuhan – Teladan
- Jalan lingkar luar pusat Kecamatan Alas
- Ruas jalan di pusat Kecamatan Empang
- Beberapa ruas prioritas lainnya
Berbeda dengan APBD yang didominasi pemeliharaan, IJD menggunakan konstruksi _black on top_ sehingga kualitas dan daya tahan jalannya lebih baik.
Ajukan Rp9 Miliar di APBD Perubahan
Untuk APBD Perubahan 2026, PUPR mengajukan usulan lebih dari Rp9 miliar untuk seluruh bidang. Namun penyusunannya tetap realistis dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah dan sisa waktu pelaksanaan hingga akhir tahun.
"Kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sumbawa masih sangat besar dan belum sebanding dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Karena itu kami terus berupaya memaksimalkan setiap sumber pendanaan, baik APBD maupun dukungan pemerintah pusat, agar penanganan jalan dan infrastruktur lainnya dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat," pungkas Sofyan.
Dengan sinergi Pemda dan pusat, Pemkab Sumbawa optimistis pembangunan infrastruktur akan terus meningkat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar mobilitas, dan memperkuat konektivitas di Sumbawa. (Jhey)


0Komentar