Lombok Barat, (postkotantb.com) — Lapangan Mareje Gerung kini jadi salah satu pusat kuliner baru di Lombok Barat. Para pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Lombok Barat mulai unjuk gigi dengan membuka lapak aneka makanan dan minuman kekinian yang cocok untuk semua kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa.
Lokasi lapangan yang strategis jadi alasan utama. Selain rutin dipakai warga untuk olahraga, area ini juga dilalui pejalan kaki dan kendaraan. Berbagai kegiatan dan event juga kerap digelar di sini. Saat ini, lapangan Mareje menjadi titik kegiatan rangkaian peringatan HUT RI Ke-81 tingkat Kecamatan Gerung, seperti jalan sehat, gerak jalan, dan upacara bendera.
Ketua APKLI Lombok Barat, Suhirman, mengatakan pihaknya bersama istri turut membuka lapak di lapangan bersejarah itu. Ia mengaku mendapatkan penghasilan lebih dari berjualan di lokasi tersebut.
"Alhamdulillah, lokasi berjualan di lapangan Mareje ini cukup bagus dan potensial. Tiap hari aktivitas ramai, banyak anak-anak sekolah, orang-orang kantoran. Apalagi kalau ada event, kita bisa untung banyak, bisa tembus laba bersih ratusan ribu rupiah," ungkap Suhirman kepada media ini, Kamis (13/08/2026).
Lapak milik Suhirman diberi nama "Lapak Intan". Menu yang dijual langsung jadi buruan pembeli. Mulai dari kebab, burger, sosis bakar, bakso bakar, hingga aneka minuman seperti es teler, pop ice creamer, es jeruk, dan es kopi.
Tak hanya Suhirman, puluhan anggota APKLI lainnya juga merasakan dampak positifnya. Deretan lapak tampak tertata rapi di sepanjang lapangan. Pedagang pemotor pun ikut meramaikan, sehingga transaksi jual beli semakin hidup.
"Saya senang melihat aktivitas ekonomi yang saling memberi manfaat. Bagi saya berjualan bukan sekadar mencari keuntungan, tapi juga membantu memudahkan kehidupan orang lain dengan menyediakan apa yang dibutuhkan, sehingga lahir ekosistem yang saling menguntungkan," jelasnya.
Suhirman berharap pemerintah dan masyarakat dapat mendukung gerakan APKLI Lobar. Ia meminta agar seluruh pedagang kaki lima dirangkul agar tertata dan bisa berkontribusi memajukan daerah.
"Kepada Pemerintah Lobar hingga tingkat Kecamatan dan Desa, tolong rangkul, dukung dan berdayakan kami. Kami siap jadi mitra terbaik untuk turut berkontribusi bangun daerah dan sejahterakan masyarakat. Karena kami hadir sebagai solusi, bukan beban. Hidup APKLI, Hidup Lobar, Hidup Indonesia," tandasnya. (Irsyad)


0Komentar