Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Turnamen Sepak Bola Kakiang Cup 2026 yang digelar di Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali geliat sepak bola lapangan besar di daerah.
Digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, turnamen ini diikuti 31 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa, mulai dari Tarano hingga Alas Barat. Dua tim tamu juga datang dari Kabupaten Sumbawa Barat.
31 Tim Bertarung, Hadiah Total Puluhan Juta
Partai puncak sekaligus penutupan Kakiang Cup 2026 berlangsung Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 15.00 WITA di Lapangan Sepak Bola Desa Kakiang.
Ketua Panitia Syarafuddin, http://S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen ini lahir dari kepedulian untuk memberi ruang bagi perkembangan sepak bola lapangan besar di Sumbawa. Selama ini, menurutnya, kompetisi yang berkembang justru didominasi bola mini.
“Selama ini yang cukup berkembang di Kabupaten Sumbawa adalah bola mini. Tahun ini Kakiang menjadi salah satu desa yang mencoba melaksanakan event sepak bola lapangan besar seperti ini,” ujarnya.
Total anggaran turnamen mencapai sekitar Rp127 juta. Dana bersumber dari anggaran desa Rp50 juta, dukungan Ibu Hajah Madalena, Bupati Sumbawa, serta para donatur.
Rinciannya:
- Juara 1: Rp40 juta
- Juara 2: Rp30 juta
- Juara 3 bersama: Rp15 juta
- Best Player: Rp1 juta
- Best Goalkeeper: Rp1 juta
- Honor wasit & pengawas: Rp19,5 juta
Dukungan Penuh Masyarakat
Antusiasme warga Desa Kakiang sangat tinggi. Dukungan datang dari berbagai dusun seperti Kakiang A, Kakiang B, Podong hingga Dusun Pangeran. Bahkan warga secara swadaya membantu kebutuhan turnamen, termasuk pembangunan pagar lapangan.
“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Mereka pencinta sepak bola. Di mana pun tim kami bermain, masyarakat Desa Kakiang selalu memberikan dukungan,” ungkap Syarafuddin.
Panitia menegaskan turnamen ini bukan hanya soal memperebutkan hadiah, tetapi juga upaya membina generasi muda dan mencari bibit pemain potensial.
“Ini merupakan kepedulian kami terhadap generasi muda dan masa depan sepak bola Sumbawa. Mudah-mudahan dari kegiatan seperti ini akan lahir bibit-bibit pemain yang mampu membawa nama Kabupaten Sumbawa,” katanya.
Syarafuddin juga berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa, KONI dan PSSI Sumbawa agar sepak bola lapangan besar mendapat perhatian serius. Menurutnya, format ini sesuai standar kompetisi nasional dan internasional serta bisa menjadi jalur menuju Liga 4.
“Kami berharap perhatian terhadap sepak bola benar-benar ditingkatkan. Jangan hanya melihatnya sebelah mata. Kalau pemerintah daerah serius, saya yakin akan muncul generasi pemain yang nantinya bisa membawa nama Kabupaten Sumbawa, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Penutupan turnamen dihadiri Sekretaris Kecamatan Moyo Hilir H. Hermansyah yang mewakili Camat, Kapolsek Moyo Hulu IPTU Totok Ari Suwando, Babinsa, Kepala Desa Moyo Hilir, Ketua BPD, perwakilan Danramil, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa H. Jabar, S.Pd., serta tokoh masyarakat.
Dengan keterlibatan puluhan tim dan besarnya dukungan masyarakat, Kakiang Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi wadah pembinaan sepak bola lapangan besar yang melahirkan talenta-talenta muda Sumbawa. (Jhey)




0Komentar