Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Komitmen itu dikuatkan lewat Rapat Persiapan Lomba STBM Tingkat Kabupaten Tahun 2026 yang digelar Rabu (29/7/2026) di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB.

Rapat dipimpin langsung Asisten Pemerintahan dan Kesra KSB, Khusnarti, S.Pd., M.M.Inov., dan didampingi Asisten Administrasi Umum, dr. H. Syaifuddin. Kehadiran dua unsur pimpinan Setda ini menjadi sinyal keseriusan Pemkab dalam menyukseskan program STBM.

Turut hadir Kepala DPMD H. Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd., Sekretaris DPMD, Ketua TP-PKK Kabupaten, para Camat, serta Tim Pembina STBM Kabupaten. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mempercepat pencapaian target sanitasi di seluruh desa dan kelurahan.

Bukan Sekadar Lomba, Tapi Gerakan Bersama

Dalam arahannya, Khusnarti menekankan bahwa Lomba STBM bukan sekadar ajang kompetisi antar desa.

“STBM ini bukan hanya lomba, tapi gerakan bersama. Kita ingin semua desa bisa Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengelolaan Air Minum, Pengelolaan Sampah, dan Pengelolaan Limbah Rumah Tangga,” ujarnya.

Menurutnya, lomba ini menjadi salah satu strategi percepatan pencapaian 5 Pilar STBM sebagai fondasi desa sehat.

Kepala DPMD KSB, H. Abdul Hamid, memaparkan teknis pelaksanaan. Mulai dari kriteria penilaian, jadwal verifikasi lapangan, hingga bentuk pembinaan bagi desa peserta sudah disiapkan.

“Target kita tahun ini ada peningkatan desa yang mencapai status ODF dan Pilar STBM lainnya. Tim akan turun langsung melakukan penilaian pada September-November mendatang,” jelas Abdul Hamid.

Ia menambahkan, pembinaan akan difokuskan pada desa yang masih perlu penguatan agar bisa memenuhi indikator STBM.

Dua Kesepakatan Penting
Di akhir rapat, peserta menyepakati dua hal utama:
1. Pembentukan Tim Penilai Lomba STBM Tingkat Kabupaten
2. Pembagian tugas lintas OPD untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal dan target peningkatan desa sehat tercapai.

Dengan semangat kolaborasi ini, Pemkab KSB menargetkan semakin banyak desa di Sumbawa Barat yang bebas dari praktik Buang Air Besar Sembarangan dan mampu menerapkan 5 pilar STBM secara mandiri. (Amry)