![]() |
| Tampak TGH.M.Syukri,S.Ag.M.Pd.I penceramah diacara Maulid Nabi Muhammad SAW di Musholla Nurul Hidayah Karang Ampan Desa Pelambik, Kamis (27/08/2026). Foto Istimewa |
Lombok Tenggah,(postkotantb.com) - Maulid Nabi Muhammad SAW edisi 14 Rabi'ul Awal 1448 Hijriah tahun 2026 Masehi di Musholla Nurul Hidayah Dusun Karang Ampan Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya Lombok tengah meneguhkan pesan tersirat dari setiap momentum perayaannya.Agar tidak sebatas memberi kesan baik kepada para tamu atau jama'ah di acara ceremonial saja.
Mewakili pengurus Musholla,Muhammad Sa'i mengucap rasa syukur yang mendalam karena bisa istiqomah dapat mengadakan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW rutin setiap tahun.Sebagai bentuk kecintaan kepada kekasih Allah SWT.
"Alhamdulillah ini acara penuh makna bukan sebatas ceremonial saja,untuk terus mencintai,mengingat dan meneladani Akhlak Rasulullah,serta memperkuat ukhuwah islamiyah kita,silaturahmi,persatuan dan kebersamaan antar sesama umat,"katanya.
Ia mengungkapkan,setiap acara selalu berjalan lancar berkat kebersamaan dari semua unsur.Baik ibu-ibunya yang persiapkan alakadar,remaja-remajinya,bapak-bapaknya,dan semua jama'ah musholla yang mencakup 41 Kepala Keluarga (KK).Terlebih ada pula partisipasi adik-adik Mahasiswa KKN dari institut
Merujuk pada nama Musholla Nurul Hidayah yang berarti "Cahaya petunjuk".
TGH.M.Syukri,S.Ag.M.Pd.I dalam ceramahnya diacara tersebut menyerukan agar setiap muslim senantiasa dapat hadir sebagai "Cahaya Petunjuk" bagi manusia lainnya dalam berkehidupan.Mencontoh Rasulullah sesuai yang tercantum dalam Surat Al-Ahzab ayat 21 yang artinya : "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah".
Meski hidup 1448 tahun lalu,Nabi Muhammad SAW,paparTuan Guru Syukri,belum ada yang bisa menandingi jumlah pengikutnya yang mencapai 4 milyar followers di seluruh dunia.Tanpa perlu menggunakan instagram,facebook,youtube,group watshapp ataupun semua macam media sosial seperti dizaman ini.
"Orang-orang zaman sekarang kan trendnya begitu,macam-macam caranya di medsos supaya banyak pengikut banyak yang suka tapi sulit lah,knapa ? Ya karena cara mereka salah,coba mencontoh cara Nabi ikuti ajaran beliau sudah pasti banyak yang suka,"sampainya.
Adapun cara-cara ajaran yang dimaksud supaya bagaimana setiap muslim hendaknya perbanyak silaturahim,berbaik cara,bermasyarakat,dan aktif bersosialisasi,dan menjalin hubungan baik terhadap siapapun,sehingga tentu otomotis banyak orang yang suka.
"Termasuk lewat semua perayaan hari besar islam seperti maulid,isra' mikraj,idul fitri,idul adha,sampai rutin hadiri pengajian-pengajian,sholat berjama'ah di masjid dan musholla adalah kesempatan emas untuk memperkuat silaturrahmi,sehingga akhirnya kitalah yang bisa memberi contoh dan dicontoh orang lain,"jelasnya.
Lebih jauh Tuan Guru Syukri menghimbau jama'ah untuk terus memperdalam ilmu agama dan meperkokoh keimanan dengan menyempurnakan ibadah-ibadah muamalah lainnya seperti perbanyak membaca Al-qur'an,sholat malam atau sunnah,puasa,zakat,berzikir,bertasbih,berdo'a dan bersholawat.Agar mendapatkan ridho Allah SWT dan mendapatkan Syafa'at Rasulullah SAW.Selamat Dunia Akhirat.
Terpisah,sekelompok Mahasiswa ITKA (Institut Tekhnologi Kesehatan dan Aspirasi) Suralaga Lombok Timur yang sedang KKN di Desa Pelambik sangat mengapresiasi kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musholla Nurul Hidayah Dusun Karang Ampan.
Lalu Risda Mauli Rukman perwakilan Mahasiswa merasa sangat kagum melihat antusiasme warga yang masih solid merayakan hari-hari besar islam.Terlebih pemuda-pemudinya yang aktif ditengah maraknya kelalaian anak muda dalam pergaulan.
"Saya sangat senang ikut maulid disini,luar biasa sekali,persatuan masih kuat,sekelas musholla tapi acaranya cukup meriah,beda dengan di Lotim alakadarnya saja,"pungkasnya.
Ikut berpartipasi diacara Maulid,bagi mereka,jadi salah satu pengalaman yang mengesankan dan tidak akan terlupakan.Mahasiswa KKN itu sendiri sudah melakukan banyak program untuk turut menjadi cahaya.Mulai dari membuat petunjuk arah jalan,menyediakan bak-bak sampah di Masjid,Musholla Kantor Desa,dan Pondok-pondok pesantren,serta sosialisasi pola hidup sehat ke masyarakat.(irsyad)




0Komentar