Sumbawa Besar, (postkotantb.com)– Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) Kabupaten Sumbawa, NTB, turut diterjunkan dalam misi kemanusiaan pascagempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim medis RSMA fokus melakukan penelusuran terhadap korban yang hingga kini belum dapat dijangkau tim di lapangan.

Penugasan dilakukan sejak Selasa pagi, 18 Agustus 2026. Tim bergerak menyusuri titik-titik terdampak untuk memastikan kondisi warga yang membutuhkan pertolongan segera.

Personel yang diterjunkan:
- dr. Bayu Prayoga – Dokter Umum
- Agust Fahruddin – Perawat Terampil  
- Andi Juni Handika,S.Kep.– Perawat Ahli Pertama
- Isnaini – Operator Layanan Operasional


Direktur RSMA Sumbawa, dr. Made Sopan Pradnya Nirartha, Sp.B.,M.Biomed., mengatakan keterlibatan tim ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata kepada masyarakat terdampak bencana.

“Kami berupaya memberikan dukungan semaksimal mungkin dalam penanganan masyarakat terdampak. Pagi ini tim melakukan penelusuran untuk mencari korban yang belum bisa dijangkau oleh tim di lokasi,” ujar dr. Made Sopan, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, penanganan pascagempa membutuhkan koordinasi lintas pihak agar bantuan bisa tepat sasaran. 

“Yang paling utama adalah memastikan masyarakat yang membutuhkan pertolongan bisa ditemukan dan mendapatkan penanganan sesuai kondisinya. Tim akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di lapangan,” katanya.

Tugas hingga 24 Agustus 2026  


Tim RSMA Sumbawa dijadwalkan bertugas selama 16–24 Agustus 2026. Selain melakukan penelusuran, tim juga memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat terdampak.

Keterlibatan RSMA Sumbawa ini menjadi wujud solidaritas tenaga kesehatan. Peran nakes tidak hanya di dalam rumah sakit, tetapi juga hadir langsung di lapangan saat masyarakat berada dalam situasi darurat bencana. (Jhey)