Lombok Timur, (postkotantb.com) – Keberadaan marbot masjid mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan peran marbot sangat penting dalam menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Syamsul Falah, Dusun Bagik Nyaka, Kecamatan Aikmel, Kamis (10/9).

“Marbot itu yang menghidupkan masjid, membersihkan, merawat, dan mengingatkan waktu shalat. Peran mereka sangat vital, tapi ke depan mereka tidak punya pensiun seperti pekerjaan lain. Karena itu pemerintah harus hadir,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk perhatian, Pemda Lombok Timur telah mendaftarkan tidak kurang dari 4.000 marbot bersama guru ngaji sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan program ini, para marbot dan keluarganya diharapkan bisa mendapatkan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bupati juga menyinggung aspek religius yang menjadi salah satu fokus dalam RPJMD 2025—2029. Data menyebutkan, Lombok Timur memiliki tak kurang dari 1.435 masjid. Jumlah tersebut menjadi alasan kuat menyebut masyarakat Lombok Timur sebagai masyarakat religius.

Pada kesempatan yang sama, Bupati mengapresiasi antusiasme masyarakat Bagik Nyaka dalam memperingati Maulid. Selain tradisi penyajian dulang berisi makanan tinggi, warga di desa ini juga memiliki tradisi unik membuat bunga artifisial.

“Bunga-bunga ini kreasi tiap rumah tangga. Yang menarik, bahannya dari kantong plastik atau styrofoam bekas pembungkus buah. Ini bukan hanya indah, tapi juga solusi ramah lingkungan,” kata Haerul.

Menurutnya, tradisi seperti ini perlu dipertahankan karena menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Lombok Timur yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan. (Mul)