Dialog bersama IKPM KSB-Malang bahas program prioritas, beasiswa, hingga aspirasi asrama dan magang


Malang, (postkotantb.com) — Bupati Sumbawa Barat menggelar dialog bersama Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Kabupaten Sumbawa Barat-Malang, Sabtu (5/9/2026). Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah menyerap aspirasi mahasiswa KSB yang menempuh pendidikan di Kota Malang.

Ketua IKPM KSB-Malang, Rahmat Hidayat, mengatakan organisasinya rutin melaksanakan kajian dan menjaga tradisi berpikir kritis. Ia mengapresiasi kunjungan Bupati dan menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dengan pemerintah daerah.

“Yang kami dapatkan di Malang, mudah-mudahan bisa kami bawa ke KSB dan memberikan manfaat bagi daerah,” ujarnya.


Ketua Pembina IKPM KSB-Malang, Dr. Abu Bakar, M.Pd., juga menyampaikan apresiasi. Ia menyebut KSB saat ini menempati posisi ketiga IPM tertinggi di Nusa Tenggara Barat.

“Capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai program pemerintah daerah yang menyentuh dunia pendidikan serta perhatian terhadap masyarakat. Semoga program yang baik ini terus berlanjut dan mendapat dukungan masyarakat,” kata Dr. Abu Bakar.

Paparkan 2 Program Prioritas

Dalam dialog, Bupati memaparkan visi pembangunan daerah dan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia juga menjelaskan dua program prioritas: Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.

Kartu Sumbawa Barat Maju diarahkan untuk memenuhi hak-hak dasar masyarakat. Di sektor pendidikan, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai program beasiswa dan fasilitasi beasiswa bagi warga KSB. Selain itu, pemerintah terus mendorong pembangunan klaster-klaster ekonomi baru untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah.

“Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dan pemenuhan hak-hak dasarnya. Karena itu, berbagai program yang kita jalankan harus benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan oleh masyarakat,” tegas Bupati.

Aspirasi Mahasiswa: Ekowisata, Asrama, hingga Magang


Dialog berlangsung terbuka. Sejumlah mahasiswa menyampaikan gagasan dan harapan.
Tilal Alpian, mahasiswa KSB di Malang, sedang meneliti burung dan berharap Kompleks KTC ke depan bisa dikembangkan menjadi kawasan ekowisata di Sumbawa Barat.

Wulan menyampaikan harapan agar pemerintah daerah memfasilitasi asrama putri KSB-Malang untuk mahasiswi asal Sumbawa Barat. Ia juga meminta peningkatan kuota penerimaan CPNS dan penguatan kerja sama program magang untuk fresh graduate dengan perusahaan di KSB.

Mahasiswa lain menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap pengembangan kewirausahaan di daerah. Muncul pula pertanyaan terkait ruang keterlibatan mahasiswa dalam program Kartu Sumbawa Barat Maju.

Tutup dengan Pembukaan Mubes XII


Rangkaian kegiatan dilanjutkan malam harinya dengan pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) XII IKPM KSB-Malang di Asrama Putra KSB-Malang.

Menanggapi aspirasi asrama putri, Bupati menyatakan perhatiannya terhadap kebutuhan tersebut. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas asrama dengan baik.

Bupati mengajak mahasiswa memanfaatkan suasana Malang yang kondusif untuk belajar.

“Malang sangat kondusif untuk kita menuntut ilmu. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Belajar, berhimpun, berdiskusi dan persiapkan diri untuk kemudian memberikan sesuatu bagi daerah,” pesan Bupati.


Ia juga mengajak mahasiswa memandang setiap persoalan dengan jernih, dan melihat organisasi seperti IKPM sebagai wadah untuk belajar, berdiskusi, dan mengambil peran positif bagi pembangunan.

Pembukaan Mubes XII menjadi bagian dari penguatan organisasi mahasiswa KSB di Malang sekaligus mempererat hubungan mahasiswa dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. (Amry)