
Segenap pengurus Forum Silaturahmi Keluarga Ranggagata (FSKR) berpose usai memberi keterangan,Sabtu (05/09/2026) di Sekretariat Panitia Tabligh Akbar UAS.
Lombok Tengah, (postkotantb.com) – Da’i kondang Prof. Dr. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D atau yang akrab disapa UAS, dijadwalkan mengawali roadshow dakwahnya di Pulau Lombok dengan mengisi Tabligh Akbar di Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan ini digagas Forum Silaturahmi Keluarga Ranggagata (FSKR) dan rencananya digelar pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 13.00 WITA di Kompleks Bencingah Desa Ranggagata.
Hal itu disampaikan panitia dalam jumpa pers di Sekretariat Kepanitiaan, Sabtu (05/09/2026).
Persiapan 90 Persen, Digarap Sejak 2 Bulan Lalu
Ketua Panitia, Abdul Hamid, mengatakan seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan sejak 2 bulan lalu dan kini progresnya sudah mencapai 90 persen.
“Persiapan meliputi konsep acara, penyambutan kedatangan, fasilitas UAS dan tim, pengamanan dari unsur Polres, Polsek dan BKD, sarana prasarana seperti toilet, posko medis, air mineral, penunjuk arah, pagar pembatas, rekayasa lalu lintas, hingga lokasi parkir. Semua sudah kami rancang secara terorganisir untuk meminimalisir risiko,” ujarnya.
*Rute Kedatangan dan Susunan Acara*
UAS diperkirakan tiba di Ranggagata pukul 12.00 WITA dari Bandara Internasional Lombok. Rutenya akan melewati Desa Darek dan Desa Pelambik sebelum disambut lantunan Hadrah ibu-ibu di Ranggagata.
“UAS datang jam 12 siang, istirahat 30 menit di Rumah Singgah, lalu mengimami sholat berjamaah di Masjid Jami’ Al Ittihad Ranggagata. Setelah itu langsung ke panggung Tabligh Akbar untuk ceramah selama 1 jam,” jelas Abdul Hamid.
Panitia menyiapkan panggung berukuran 6 x 8 meter dan 40 tenda. Rinciannya: 4 tenda VIP di depan panggung, 2 tenda untuk undangan umum di sisi kiri-kanan, dan 35 tenda untuk masyarakat umum. Area jamaah laki-laki dan perempuan dipisah, beralaskan terpal. Jamaah diminta membawa sajadah sendiri. Titik wudhu disediakan di dekat SDN 1 dan Pustu setempat.
Untuk kelancaran, disediakan 4 kantong parkir dari 4 penjuru jalan. Khusus arah timur diberlakukan sistem buka-tutup untuk arus keluar-masuk jamaah. Tim medis dari Dokter dan Perawat FSKR bersama Puskesmas Darek juga disiagakan.
Tujuan: Mempererat Ukhuwah dan Pulang Membangun Desa
Penasehat FSKR, H. Muhibbah Nasrudin, menyebut mendatangkan dai nasional ini adalah bagian dari gebrakan FSKR agar gerakan forum tidak monoton dan lebih inklusif.
“Tema kita ‘Kita tingkatkan keimanan dan pererat ukhuwah islamiyah menuju masyarakat yang religius, bersatu, dan berkah’. Tujuannya menyentuh kalbu masyarakat agar tidak larut dalam perpecahan,” katanya.
Ketua FSKR, H. Maskur, menambahkan FSKR yang dulunya bernama RKR adalah wadah warga Ranggagata perantauan. Selama ini FSKR rutin menjalankan pengajian, bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, penanaman 2.200 bibit nangka, hingga santunan anak yatim.
“Tabligh Akbar ini puncaknya. Semua berjalan karena kerja sama dan sumbangan moril maupun materil dari semua pihak,” terangnya.
Sekjen FSKR, Sunardi, menegaskan acara ini bukan sekadar pengajian. “Kami ingin ikut berkontribusi pulang membangun desa. Lewat UAS kami titip pesan persatuan umat, islah, dan pererat silaturahmi agar tidak terpecah karena politik dan lainnya,” tandasnya.
Panitia memproyeksikan ribuan jamaah akan memadati lokasi. Hingga berita ini diturunkan, seluruh pengurus FSKR dan masyarakat terus berjibaku mematangkan persiapan hingga hari H. (Irs)


0Komentar