Lombok Utara, (postkotantb.com) - Kekecewaan warga Dusun Sebaro dan Dusun Jangkar, Desa Sama Guna, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) memuncak. Seorang pemuda asal Kecamatan Bayan mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KLU, Senin (21/9/2026) siang, untuk mendesak agar pembangunan jalan di dua dusun tersebut segera dieksekusi.
Dalam pertemuan di ruang kerja Kepala Dinas PUPR KLU, pemuda tersebut menyuarakan aspirasi masyarakat yang telah lama terpendam. Ia menegaskan, warga Sebaro memberikan ultimatum jika pembangunan jalan tak kunjung diselesaikan tahun ini.
"Jika tahun ini Jalan Sebaro tidak diselesaikan, maka masyarakat berharap supaya Pemda KLU beserta Dinas PU KLU datang membawa alat berat dan ambil kembali aspal yang sudah dipasang dulu yang masih tersisa ini dan kembalikan jalan kami seperti semula," ungkapnya menirukan kekecewaan warga Sebaro.
Desakan itu langsung mendapat respon dari Kepala Dinas PUPR Lombok Utara Bambang Gunawan.ST.MT,. Kepada awak media, Kadis PUPR berjanji akan mengawal sampai eksekusi pengerjaan ruas jalan tersebut.
"Pihaknya mengungkapkan akan mengawal satu diskresi di APBD Perubahan ini," cetus Kadis PUPR KLU saat ditemui di ruang kerjanya.
Tak hanya Jalan Sebaro, ia juga memperjuangkan Jalan Jangkar yang disebut sudah 25 tahun terabaikan. Menurutnya, sejak Lombok Utara mekar dari Lombok Barat, kondisi jalan tersebut tak pernah mendapat perhatian serius.
"Sudah 25 tahun Lombok Utara ini pisah dari Lombok Barat, tapi sampai saat ini masyarakat Jangkar sepertinya masih dianaktirikan. Langkah apa yang harus diambil oleh Pemda Lombok Utara dan Dinas PU terhadap keluhan masyarakat Jangkar ini?" tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, pemuda asal Bayan itu bahkan mengaku rela menghibahkan lahan pribadinya untuk akses jalan.
Sabdanom Sosok pemuda asal Kecamatan Bayan.
"Lahan saya selebar 6 sampai 8 meter saya rela berikan untuk membuka akses jalan di lahan saya demi mempermudah akses pelayanan kepada masyarakat Jangkar. Lalu kenapa Pemda tidak ada sama sekali tanggapannya dalam hal ini?" ungkapnya di hadapan Kadis PUPR.
Hingga berita ini diturunkan, warga Dusun Sebaro dan Dusun Jangkar masih menunggu realisasi janji perbaikan jalan yang selama ini dinilai hanya menjadi janji manis pemerintah daerah. (Red)




0Komentar