Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Kesehatan terus mematangkan program unggulan KSB Maju Kesehatan. Program ini memiliki 4 program strategi utama yang dirancang untuk memastikan tidak ada warga KSB yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan.
Hal itu disampaikan Dirut RSUD Asy-Syifa', Andy Suhaeri, S.S.T., M.M.Inov., saat Coffee Morning bersama awak media di kawasan wisata Ai Bua, Desa Tapir, Kecamatan Seteluk, Kamis (24/9/2026).
Ia menjelaskan, strategi pertama adalah *Program Biaya Pendamping Pasien*. Dinas Kesehatan telah menyiapkan anggaran pendampingan bagi 1.500 pasien kurang mampu yang harus menjalani rujukan ke luar daerah.
Program ini mencakup biaya makan, transportasi, hingga akomodasi keluarga yang mendampingi pasien selama perawatan. Pemerintah ingin memastikan keluarga bisa fokus mendampingi pasien tanpa terbebani biaya hidup selama di perantauan.
Strategi kedua adalah Program Biaya Pemulangan Jenazah. Program ini terbagi menjadi 2 kelompok layanan dan ditargetkan melayani 150 jenazah per tahun.
Melalui program ini, pemerintah memastikan jenazah warga KSB yang meninggal saat berobat, baik di dalam maupun luar daerah, bisa dipulangkan secara gratis, layak dan bermartabat hingga ke rumah duka.
"Jangan sampai warga yang sudah sakit, keluarganya menderita karena biaya. Bahkan saat berduka masih dibebani biaya ambulans. Negara harus hadir," tegas Andy.
Selain dua program tersebut, dua strategi lainnya juga terus dimatangkan untuk memperkuat layanan dari Puskesmas hingga RSUD.
Seluruh program KSB Maju Kesehatan ini berjalan di atas fondasi 6 Pilar Transformasi Layanan Kesehatan Nasional, yakni:
1. Transformasi Layanan Primer
2. Transformasi Layanan Rujukan
3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan
4. Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan
5. Transformasi SDM Kesehatan
6. Transformasi Teknologi Kesehatan
Dengan 4 program strategi dan 6 pilar transformasi ini, Dinkes KSB dan RSUD Asy-Syifa' optimis dapat mewujudkan layanan kesehatan yang adil, cepat dan gratis sebagai wujud nyata komitmen Bupati dan Wakil Bupati dalam menghadirkan KSB Maju di bidang kesehatan. (Amry)



0Komentar