Lombok Barat, (postkotantb.com) - Sinergi antara TNI, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa terpancar di Dusun Golong, Desa Golong, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (23/9/2026).
Dalam rangka memperingatan HUT TNI ke-81
dan Satuan sebutannya Denkesyah Mataram dan RSAD Wira Bhakti Kesehatan Mataram menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat.
Menariknya, kegiatan kemanusiaan ini tidak digelar di fasilitas kesehatan umum, melainkan memanfaatkan Gedung Produksi Air Kemasan milik pengusaha lokal sekaligus tokoh masyarakat Lombok Barat, H.Bambang Muntoyo yang akrab disapa HBM, di Jalan Golf Nomor 2, Dusun Golong Narmada.
Komandan Detasemen Kesehatan (Dandenkes) RSAD Mataram, Letkol Ckm Jonner Samosir, S.E., S.Fis., M.M. , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD kepada masyarakat.
"Kegiatan bakti sosial ini kami laksanakan dalam rangka HUT TNI AD ke-81 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan," paparnya.
Sementara itu, H. Bambang Muntoyo menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Denkes RSAD Mataram yang memilih wilayahnya sebagai lokasi pelayanan kesehatan.
"Kegiatan seperti ini sangat membantu warga kami untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan tanpa biaya. Kami sangat mengapresiasi Denkes RSAD yang terus hadir di tengah masyarakat," ujar H. Bambang di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan bakti sosial berjalan tertib dan penuh kehangatan. Ratusan warga tampak antusias memanfaatkan layanan konsultasi medis dan pengobatan gratis yang diberikan langsung oleh tim tenaga medis Denkes RSAD Mataram.
Kekompakan lintas unsur turut terlihat di lokasi. Turut hadir mendampingi kegiatan Kepala Desa Golong, Kepala Dusun Golong, serta aparat pembina desa yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Melalui kegiatan ini, Denkes RSAD berharap kemitraan antara TNI, masyarakat, dan sektor swasta dapat terus terjalin erat demi mewujudkan ketahanan kesehatan di wilayah pedesaan. (Red)





0Komentar