Lombok Barat, (postkotantb.com) – Sebanyak 755 siswa madrasah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Barat mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Tahun 2026. Ajang yang sebelumnya dikenal sebagai Kompetisi Sains Madrasah (KSM) ini menjadi wadah untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mengasah kreativitas, inovasi, dan talenta siswa.
Pembukaan OMI 2026 berlangsung di Halaman MAN Lombok Barat, Senin 7 September 2026. Kegiatan dihadiri jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, para kepala madrasah, pengawas, guru pendamping, serta peserta dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
Dari total peserta, rinciannya:
- MI: 118 siswa
- MTs: 274 siswa
- MA: 363 siswa
Mereka merupakan perwakilan madrasah yang telah lolos seleksi di masing-masing satuan pendidikan.
Kemenag: Madrasah Lahirkan Siswa Unggul dan Berwawasan Global
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, H. Muliadi, M.Pd.I., mengatakan OMI adalah momentum membuktikan madrasah mampu melahirkan peserta didik yang unggul, kreatif, inovatif, dan berwawasan luas.
“Hari ini siswa madrasah tidak dipandang sebelah mata. Hari ini madrasah memiliki siswa yang unggul, penuh inovasi, kreatif, dan berwawasan global,” tegas H.Muliadi saat memberikan sambutan.
Menurutnya, OMI tidak hanya berorientasi pada perebutan juara. Kompetisi ini juga menjadi sarana mengukur kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan mendapatkan pengalaman untuk bertanding di tingkat lebih tinggi.
Ia berpesan agar peserta mengikuti lomba dengan semangat dan menjunjung sportivitas. Siswa dengan nilai terbaik akan mewakili Lombok Barat ke tahap berikutnya.
“Selamat bertanding. Bagi siapa saja yang memperoleh nilai tertinggi, maka akan mewakili Lombok Barat ke tingkat berikutnya. Semoga bisa sampai ke tingkat nasional,” ujarnya.
Bagi peserta yang belum meraih hasil terbaik, H. Muliadi meminta untuk tidak berkecil hati. “Terus belajar, terus berlatih, dan terus mengembangkan potensi. OMI bukan satu-satunya ajang untuk meraih prestasi,” pesannya.
3 Lokasi Lomba dan Jadwal Pelaksanaan
OMI 2026 mengusung tema “Islam, Sains, dan Teologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.” Tema ini menegaskan komitmen madrasah memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter.
Kompetisi dibagi ke dalam 3 titik lokasi:
- MA: MAN Lombok Barat, dilaksanakan 8 September 2026
- MTs: MTsN 1 Lombok Barat
- MI: MTsN 2 Kediri, dilaksanakan 9 September 2026
Rangkaian dimulai dengan verifikasi peserta 27 Agustus – 2 September 2026, dilanjutkan simulasi 4–6 September 2026.
MAN Lombok Barat Apresiasi Kepercayaan sebagai Tuan Rumah
Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kepercayaan menjadikan MAN Lombok Barat sebagai lokasi pembukaan dan pelaksanaan OMI jenjang MA.
“Kami merasa bangga. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan ruang kepada siswa agar dapat mengembangkan potensi, kreativitas, dan inovasinya,” ungkapnya.
Ia menilai tema OMI 2026 sangat relevan. “Harapan kami, OMI ini tidak hanya melahirkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, dan kepedulian terhadap kemajuan bangsa,” katanya.
Dengan 755 peserta, OMI 2026 menjadi momentum penting dalam pemetaan dan pengembangan talenta madrasah di Lombok Barat. Terlepas dari hasil akhir, seluruh peserta telah mendapat pengalaman membangun keberanian, kompetensi, sportivitas, dan semangat berprestasi. (Ramli Jamak)





0Komentar