Sumbawa Besar, (postkotantb.com)– Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mendorong Poteng atau tape ketan khas Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hulu, untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah yang mampu menjangkau pasar lebih luas.

Dorongan tersebut disampaikan Ansori saat menghadiri Hari Lahir ke-67 Desa Pernek sekaligus mengunjungi Pasar Poteng di Desa Pernek, Selasa (8/9/2026).

Menurut Ansori, Poteng tidak hanya memiliki nilai sebagai kuliner tradisional, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui penguatan kualitas produk, kemasan, promosi, dan jaringan pemasaran.


Ia berharap Poteng tidak hanya disajikan ketika masyarakat menerima tamu, tetapi dapat dikembangkan sebagai oleh-oleh khas Sumbawa yang dikenal masyarakat di luar daerah.

“Poteng ini bisa menjadi oleh-oleh nasional. Jangan sampai setiap ada tamu kita hanya menyiapkan Poteng. Bagaimana Poteng ini bisa menjadi level nasional,” ujar Ansori.

Untuk memperluas pemasaran, Ansori mendorong pemerintah desa dan pelaku UMKM memanfaatkan berbagai lokasi strategis, termasuk Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa.


Menurutnya, bandara dapat menjadi salah satu etalase produk lokal karena menjadi pintu keluar-masuk masyarakat dari berbagai daerah.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya pembenahan kemasan dan kepastian masa simpan produk. Hal tersebut dinilai penting agar Poteng lebih mudah dibawa sebagai buah tangan dan memiliki daya jual yang lebih luas.

“Kalau sudah ada labelnya, perlu juga diketahui daya tahannya berapa hari atau beberapa minggu. Jadi kalau perlu, tidak harus malam itu habis, tetapi bisa bertahan dua atau tiga hari,” jelasnya.


Ansori juga mendorong pemanfaatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai salah satu jalur pemasaran produk masyarakat.

Ia menilai jaringan KDMP dapat membuka peluang bagi Poteng Pernek untuk dipasarkan ke berbagai daerah melalui jaringan koperasi.

“Poteng ini juga bisa masuk KDMP dan berhubungan dengan KDMP seluruh Indonesia, sehingga bisa dikirim ke koperasi-koperasi se-Indonesia,” katanya.

Menurutnya, pengembangan Poteng harus diarahkan tidak hanya sebagai pelestarian kuliner tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan UMKM dan perekonomian masyarakat desa.

Selain potensi UMKM, Ansori mengajak masyarakat Desa Pernek terus menjaga dan mengembangkan potensi pertanian serta lingkungan yang menjadi kekuatan desa.


Ia juga mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga tradisi dan budaya dalam rangkaian Hari Lahir ke-67 Desa Pernek. Momentum tersebut, katanya, hendaknya menjadi ruang untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat semangat membangun desa.

“Peringatan hari ulang tahun tentunya tidak hanya kita rasakan secara seremonial. Kita peringati dengan khidmat dengan mengingat bagaimana perjuangan para pendahulu Desa Pernek,” ujarnya.

Ansori berharap berbagai potensi yang dimiliki Desa Pernek dapat dikelola secara berkelanjutan sehingga mampu mendorong kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Semoga atas kehadiran semua ini membawa Desa Pernek menjadi desa yang unggul, menjadi desa yang maju, masyarakatnya menjadi masyarakat yang sejahtera,” pungkasnya.

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori saat mengunjungi Pasar Poteng di Desa Pernek, Selasa (8/9/2026). (Jhey)