L. Erwin Rahadi, S.Com., dan Rohadi Wijaya, S.H., CPLA, menghadiri kegiatan Workshop Penggiat P4GN di Lingkungan Masyarakat,Sabtu (17 Oktober 2026). Foto


Mataram, (postkotantb.com) — Perwakilan Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni L. Erwin Rahadi, S.Com., dan Rohadi Wijaya, S.H., CPLA, menghadiri kegiatan Workshop Penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) di Lingkungan Masyarakat, yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Brigjen Pol. Marjuki, S.I.K., M.Si., serta sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang psikologi dan pendampingan masyarakat.

Salah satu narasumber yang hadir adalah Haryo Widodo, M.Psi., Psikolog, tenaga ahli psikologi klinis pada UPTD PPA Provinsi NTB dan UPTD PPA Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini juga melibatkan Tim Kreatif Inside Lombok serta para peserta undangan lainnya.

Workshop tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman dan peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. P4GN tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum dan BNN, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa dan lembaga perwakilan masyarakat desa.

Kehadiran perwakilan PABPDSI NTB menunjukkan pentingnya membangun sinergi antara lembaga desa dan BNN dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba hingga ke tingkat desa. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, desa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

PABPDSI sebagai wadah anggota Badan Permusyawaratan Desa memiliki peran strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat, memperkuat pengawasan sosial, serta mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada perlindungan generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa perang melawan narkoba harus dimulai dari keluarga, lingkungan masyarakat, hingga pemerintahan desa.

Pencegahan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Desa kuat, masyarakat sehat, generasi muda selamat.

PABPDSI NTB — Bersinergi untuk desa yang sehat dan bebas narkoba.(irs)