Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Hiburan rakyat Barampok Maras kembali digelar di Alun-Alun Kota Taliwang, Minggu pagi (04/10), dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI sekaligus menyongsong HUT ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat.
Diselenggarakan oleh Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa Barat, kegiatan tersebut menghadirkan kembali tradisi Barampok atau Berempuk, yakni permainan seni bela diri dan ketangkasan khas masyarakat Suku Samawa yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Tanah Samawa. Ajang adu keberanian antar-pria ini tak hanya sekadar tradisi fisik, melainkan warisan leluhur yang menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Sumbawa Barat, Agusti Lanang Mediar, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga identitas budaya lokal melalui kegiatan tersebut.
"Barampok ini bukan sekadar ajang adu ketangkasan, melainkan simbol sportivitas dan keberanian Tau Tana Samawa," ujar Agusti dalam laporan penyelenggaraan.
Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., memberikan apresiasi atas terselenggaranya hiburan rakyat ini. Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah suasana adu ketangkasan.
"Boleh udara hari ini panas, tapi kepala tetap dingin. Siapa pun yang turun ke arena harus tetap menjunjung persaudaraan dan pulang dengan hati yang gembira (maras). Mari kita jaga budaya ini dan semarakkan Barampok Maras ini dengan penuh kegembiraan," ungkap Bupati.
Rangkaian pembukaan Barampok Maras diawali dengan penampilan Tari Gogar Genra yang dibawakan Ryan Art Dance (RAD) Community. Penata tari pertunjukan tersebut, Khalid, menjelaskan bahwa tarian berdurasi sekitar tujuh menit itu mengombinasikan sejumlah unsur gerak yang terinspirasi dari tradisi Barapan Kebo dan Tari Kolong.
"Tari Gogar Genra merepresentasikan karakter generasi muda Sumbawa Barat yang memiliki semangat, keberanian, ketangkasan, serta kebanggaan terhadap identitas budayanya. Ini sejalan dengan pentingnya keterlibatan pemuda dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman," jelas Khalid.
Semarak pembukaan Barampok Maras kemudian dilanjutkan dengan tradisi _ngumang_ ramai sebagai tanda dimulainya Barampok. Bupati Sumbawa Barat bersama Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Ketua DPRD KSB Kaharuddin Umar, Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf. Rendra Agit Trisnawa, S.Sos., jajaran Forkopimda, serta para investor turut meramaikan tradisi tersebut. Dalam Barampok, _ngumang_ menjadi bagian awal permainan, berupa aksi menantang lawan tanding sambil menari dan melantunkan syair-syair adat sebelum peserta memasuki arena.
Digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan menyongsong HUT ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat, Barampok Maras tidak hanya menghadirkan kembali tradisi masyarakat Tanah Samawa, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan hiburan bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi Barampok agar tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi muda. Melalui Barampok Maras, warisan budaya masyarakat Suku Samawa kembali hadir di tengah masyarakat Sumbawa Barat dalam suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan. (Amry)


0Komentar