Lombok Barat, (postkotantb.com) – Ratusan masyarakat Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, berbondong-bondong mengantar Suherman mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa di sekretariat panitia pemilihan setempat pada Rabu (07/10/2026).

Rombongan yang terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga kelompok perempuan tersebut mendampingi proses penyerahan berkas secara tertib dan meriah.

Gema seruan "Capuq Beak" berkumandang sepanjang jalan menuju lokasi pendaftaran. Pekik berbasis bahasa Sasak ini melambangkan semangat, keteguhan, dan kebulatan tekad untuk membangun desa secara menyeluruh. Dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat ini mencerminkan tingginya ekspektasi warga akan sosok pemimpin yang transparan dan akuntabel.


Menanggapi dorongan moral tersebut, Suherman menegaskan kesiapannya untuk mengemban amanah masyarakat demi membawa perubahan positif di Desa Jembatan Kembar.

Mengusung visi "Terwujudnya Desa Jembatan Kembar yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan", Suherman menyiapkan enam pilar misi utama:

1.  Tata Kelola & Pelayanan Publik: Mewujudkan pemerintahan desa yang terbuka, tanggap, serta menyediakan pelayanan masyarakat yang serba cepat dan efisien.
2.  Pengembangan SDM: Meningkatkan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, kapasitas pemuda, serta kualitas kesehatan warga.
3.  Kesehatan & Lingkungan: Memperkuat posyandu, sanitasi lingkungan, kebersihan desa, dan pengelolaan alam secara berkelanjutan.
4.  Pemberdayaan Ekonomi: Memajukan UMKM lokal, sektor pertanian, perdagangan, serta optimalisasi potensi ekonomi desa.
5.  Infrastruktur & Digitalisasi: Membangun fasilitas fisik terintegrasi, memperlancar konektivitas antarwilayah, dan menerapkan teknologi digital dalam pelayanan publik.
6.  Nilai Lokal & Sosial: Melestarikan adat budaya Sasak, memperkuat ketahanan pangan, serta memelihara tradisi gotong royong.


Panitia Pilkades Jembatan Kembar menerima langsung berkas pendaftaran tersebut dalam suasana yang hangat dan aman. Selanjutnya, dokumen persyaratannya akan memasuki tahap verifikasi administrasi.

Warga yang hadir di lokasi berkomitmen untuk terus mengawal jalannya seluruh tahapan Pilkades agar berjalan damai dan kondusif. (Ramli Jamak)