Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan proses pencarian terhadap korban musibah tenggelam yang menimpa rombongan santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro di Pantai Petani, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Pada Kamis (15/10/2026) sore sekitar pukul 17.00 WITA, tim berhasil menemukan dua korban hilang dalam kondisi meninggal dunia di lokasi terpisah.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Lunyuk IPTU Lalu Eka Prahardian, S.A.P., M.M.Inov., dalam penemuan dua jenazah tersebut menambah jumlah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi menjadi tiga orang, sementara satu orang korban lainnya hingga saat ini masih diupayakan pencariannya secara intensif oleh personel gabungan.

Dua korban hilang yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan pada Kamis sore masing-masing diidentifikasi sebagai MZ (17) asal Kota Palembang, Sumatera Selatan, serta MYA (20) asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Korban MZ (17) ditemukan terombang-ambing di kawasan Muara Sungai Brang Beh, Dusun Sumber Sari, Desa Perung. Sedangkan korban MYA. (20) ditemukan di kawasan Pantai Kuang Dingin, Dusun Sumber Sari, Desa Perung, Kecamatan Lunyuk.

"Petugas gabungan langsung sigap bergerak untuk melakukan evakuasi darurat terhadap kedua jenazah dan membawanya ke Puskesmas Lunyuk untuk penanganan medis serta pemulasaraan lebih lanjut," ujar Kapolsek Lunyuk.

Dengan penemuan ini, dari total empat santri yang terseret arus pada Rabu (14/10/2026) lalu, tiga korban telah dievakuasi. Sebelumnya, pada hari pertama kejadian, korban AS (21) asal Kota Makassar telah lebih dahulu ditemukan dan dievakuasi.

Saat ini, tim gabungan fokus menyisir kawasan perairan untuk menemukan satu korban terakhir MK (19) asal Kota Tangerang, Banten.

"Kami mengonfirmasi bahwa pada Kamis sore tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban hilang di dua titik berbeda dalam keadaan meninggal dunia. Kedua jenazah sudah dievakuasi ke Puskesmas Lunyuk. Saat ini seluruh personel gabungan tetap bersiaga dan mengoptimalkan pencarian terhadap satu korban lagi yang belum ditemukan," pungkasnya.

Operasi SAR masif ini melibatkan kolaborasi erat lintas instansi yang terdiri dari personel Polsek Lunyuk, Satpolairud Polres Sumbawa, Tim Basarnas Sumbawa, Koramil 1607-07 Lunyuk, Tim SAR TNI AL, Tim Rescue PT AMNT, serta dibantu oleh masyarakat pesisir setempat. (Jhey)