Lombok Timur (postkotantb.com) – Kehadiran Lalu Malik Hidayat membawa angin segar bagi masyarakat bagi masyarakt lotim, terlihat pada kunjungan Silaturrahminya yang dihadiri oleh Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda serta ratusan orang perwakilan masyarakat Desa Labuhan Lombok, Desa Seruni Mumbul dan Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya. Rabu sore (2/8) 

Tokoh asal Lendang Nangka Kecamatan Masbagik, yang merupakan Ketua Pemuda Pelopor Penggerak Pembangunan Provinsi NTB, telah mulai menyita perhatian masyarakat yang hadir pada acara tersebut. Berangkat dari rasa keprihatinan dan kekhawatiran, membuatnya bersama pemuda terdorong untuk ikut berkompetisi pada di Pilbup Lotim, dengan  mengusung jargon “Lombok Timur Meriri” (memperbaiki, Red), siap bersama masyarakat melakukan perubahan baru bagi pembangunan Lotim.

“Kami mengusung konsep Lombok timur meriri dalam artian bukan berarti menganggap Pemerintahan tidak berhasil, akan tetapi meriri kondisi Lotim menjadi lebih baik dari yang sekarang, dan bersama-sama kita melakukan perbaikan” jelasnya didepan masyarakat, 

Ia melihat selama ini kehadiran pemuda tak pernah diberdayakan secara optimal. Padahal pemuda dituntut berperan aktif dan tampil di garda terdepan pembangunan bangsa, baik fisik maupun mental spiritual atau karakter. “Saya tegaskan jangan pernah melihat pemuda sebagai masalah. Mereka adalah potensi yang luar biasa,” ucapnya.

Sosok yang santun dan sederhana, yang kesehariannya merupakan seorang guru ini, merupakan penggagas hadirnya Balai Latihan Kerja Internasional (BLKI) Lotim di Lenek. Ia juga menjadi Penggagas Berdirinya Majelis Adat Sasak Paer Timur. Menyoroti beberapa hal untuk diperbaiki di Lotim diantaranya minimnya lapangan kerja. Hal ini yang kemudian membuat potensi pemuda seolah tak ada artinya. Putus sekolah, tak memiliki wawasan dan keterampilan yang cukup menyebabkan para pemuda akhirnya memilh menjadi TKI.

“Ada tiga pilar yang dibutuhkan oleh pembangunan Lotim ke depan. Yaitu pembangunan yang bermartabat berlandaskan agama dan adat, kedua pembangunan berdayaguna melibatkan pemuda, dan ketiga adalah pilar pembangunan energi ekonomi industri,” jelasnya. 

Lotim dikatakan memiliki sumber daya yang sangat komplit. Baik sumber daya alam maupun manusia. Hanya saja, selama ini keberadaan sumberdaya ini belum bisa dimaksimalkan. Atas keterpanggilan itulah, Lalu Malik Hidayat mengaku siap membawa angin perubahan di Pilkada Lombok Timur 2018 nanti. Pilkada Lotim yang tidak dimenangkan oleh transaksi politik, Jika itu dilakukan, maka birokrasi dijadikan lahan bisnis. Ini yang ingin dirubah. 
Salah seorang Tokoh Masyarakat, Daeng Lebo’ mengatakan pada agenda diskusi saat itu.

“Kami butuh Pemimpin seperti beliau ini, yang sederhana dan orang yang biasa-biasa membawa diri, bukan berasal dari kalangan politisi dan birokrasi yang penuh dengan janji. Kami juga tidak butuh pemain lama yang bisanya Cuma membawa janji, yang baru saja tapi berkualitas dan mau mengajak kita melakukan perubahan yang lebih baik untuk majunya daerah ini,” Ungkapnya. (D’Yudha)