Sunday, October 8, 2017

TGB : Jadikan Agama Modal Utama Membangun Negeri



Mataram (postkotantb.com)- Gubernur NTB, Dr. TGH M. Zainul Majdi,  menegaskan agama dan nilai nilai religiusitas yang dimiliki masyarakat Nusantara merupakan modal utama dan kekuatan terbesar dalam membangun negeri. TGB menguraikan bahwa Manusia Nusantara adalah manusia yang beragama dan religius. Nilai-nilai agama dan religiusitas itu dijadikan oleh para orang tua  atau founding father sebagai modal paling istimewa membangun bangsa, tuturnya. "Ketuhanan Yang Maha Esa mencerminkan kesadaran kita bahwa kita adalah manusia beragama," tegasnya.

Kesadaran kolektif dan keinginan luhur itulah yang pertama, yakni Iktiraf dulu baru membangun kesadaran kolektif.  Menurut Gubernur yang juga Ahli Tafsir Al Qur'an itu, Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar dan pedoman dalam mengatur hubungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Gubernur TGB menguraikan orasi ilmiah yang disampaikan di hadapan Rapat Senat Terbuka Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur'an Al-Hikam (STKQ AL-HIKAM) Depok Jawa Barat, dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan II dan pengukuhan mahasiswa baru STKQ, di Kampus STKQ AL HIKAM, Depok, Sabtu pagi, 7/10-2017. 

STKQ AL-Hikam Depok Jawa Barat, merupakan salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi dan Ponpes besar yang didirikan oleh mendiang KH. Hasyim Muzzadi, seorang Ulama NU yang kharismatik, sekaligus juga tokoh bangsa yang banyak diteladani karena kearifan serta pemikiran dan gagasannya yang sangat konstektual.  Lembaga Pendidikan yang dihajatkan sebagai tempat terbaik menyiapkan para Pemimpin Bangsa yang berkarakter kuat  ini, Gubernur TGB diundang secara khusus untuk menyampaikan orasi ilmiah.

Gubernur NTB yang juga Al Hafidz tersebut berkesempatan  bersilaturahmi dengan jajaran pengasuh Ponpes Al-Hikam dan melakukan ziarah kubur ke makam Kyai Haji Hasyim Muzadi. Di kediaman almarhum KH. Hasyim Muzadi, TGB diterima putra terakhir KH Hasyim Muzadi, KH.Yusron Saddiqi yang sekaligus juga sebagai pengasuh ponpes Al Hikam, KH. Yusron Sidiqi. Orasi ilmiah yang disampaikan TGB berjudul " Pengamalan Nilai- Nilai Al Qur'an dalam Membangun Negeri".terangnya

Di hadapan Rapat Senat Terbuka yang dipimpin Ketua STKQ, H. Arif Zamhari, Ph.D dan ratusan undangan yang hadir, TGB diawal orasinya menyatakan memiliki kenangan yang sangat mengesankan dengan mendiang KH.Hasyim Muzzadi. Bahkan TGB mengakui sangat kagum dan terinspirasi dengan pemikiran dan ketokohan Almarhum semasa hidupnya.

Menurut TGB, beliaulah yang turut mendorong dan memotivasi dirinya maju untuk periode kedua menjadi Gubernur NTB. TGB kemudian mengungkapkan KH. Hasyim Muzzadi adalah sosok ulama  yang memiliki obsesi  dan menaruh harapan  besar untuk meneruskan cita -cita dalam membangun bangsa, di atas pondasi nilai-nilai masyarakat yang religius. (RZ)

No comments:

Post a Comment