Saturday, January 13, 2018

Masyarakat Harus Lebih Cermat Menilai Visi Misi Dan Program Cagub


Mataram (postkotantb.com)- Setelah pendaftaran para kandidat gubernur NTB ditutup KPU, masyarakat perlu mencermati secara seksama visi misi dan program kerja Paslon Gubernur NTB jika kelak terpilih. Karena visi misi dan program tersebut merupakan cerminan  Rencana Strategis ( Renstra) dan bagaimana mewujudkannya selama lima tahun kepemimpinannya. 

Demikianlah siaran pers Mi6 yang diterima Media , jumat , 12/1/2013. Bagi Mi6 fokus pemilih sekarang sebelum menentukan pilihannya di bilik suara adalah menyimak dan mempelajari dokumen visi misi dan program kerja para kandidat gubernur ntb.

"momentum itu terjadi pada saat debat kandidat yang akan diselenggarakan KPU nanti," kata direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto .

Selanjutnya pria yang akrab disapa Didu mengatakan visi misi seorang calon pimpinan daerah sangatlah penting bukan sekedar syarat pendaftaran,  melainkan juga memperlihatkan seorang pemimpin memikirkan dan menganalisa persoalan masyarakat pemerintahan dan daerah serta cara pandang atau point of view dan cara kerja untuk memecahkan masalah dan mau dibawa kemana.

" visi misi dan program kerja ini menentukan kualitas calon, partai pendukung dan tentu saja corak masyarakat danbdaerah yang dicita citakan," lanjut Didu.

Lebih jauh Direktur Mi6 yang juga mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB mengatakan dengan mengupas visi misi ini menjadi tahu *navigasi*  kepemimpinan seorang calon Gubernur NTB. Misalnya bagaimana suatu daerah dan masyarakat tani mau dibangun masa depannya. Tiba tiba dia bicara industri atau wisata sebagai visi misi, nah bagaimana ini dilakukan. "Kalau pemimpin berkualitas dia tentu saja memikirkan secara komprehensif mulai dari investasi, proses perubahan dari petani ke industri atau wisatanya bagaimana, dan aspek ekonimi budaya dan lingkungan serta sosial lainnya didesain,"lanjut Didu . 

Selanjutnya Mi6 melihat  sesungguhnya dari visi misi ini akan kelihatan kapasitas para calon gubernur NTB .  apakah hanya sekedar ingin berkuasa atau justru berpihak pada buruh petani dan petani atau bahkan hanya ingin nenikmati keuntungan ekonomi politik semata. "Jadi visi misi membongkar motif seseorang berkuasa," jelas direktur Mi6 .

Dari empat Paslon Gubernur NTB , Mi6 melihat karakteristik yang berbeda menyangkut visi misi dan programnya . Misalnya Paket Zul Rohmi dengan tag line melanjutnya ikhtiar TGB artinya jika kelak terpilih, maka Zul Rohmi akan melanjutkan hasil hasil pembangunan yang telah dicapai selama kepemimpinan TGB Amin maupun program pembangunan yang belum dilaksanakan.

Demikian pula dengan paket  Ahyar Mori yang mengedepankan persatuan, maka jika kelak terpilih pasti akan mengedepankan aspek pemerataan pembangunan sebagai upaya menjadi persatuan sesama warga NTB ." Paket Ahyar Mori mencerminkan keseimbangan keterwakilan etnis di NTB," ungkap Didu .

Sementara itu, kata Didu ,  Paket Suhaili Amin dan Ali Sakti tag line nya mengedepankan populisme. Maka visi misi dan program nya bisa diduga akan mengutamakan peran serta dan partisipasi rakyat dalam program pembangunan." Apalagi Ali BD adalah sosok aktivis LSM yang paham betul kondisi dan karakteristik masyarakat NTB ," lanjut Didu sembari mengatakan Suhailipun sebagai politisi dan birokrasi kesan merakyatnya sudah menjadi rahasia umum. Rakyat loteng mudah menemuinya tanpa protokoler .

Terakhir Didu menambahkan dengan membedah visi misi dan programnya, pemilih  menjadi tahu apakah memang terintegrasi dan komprehensif atau justru parsial dan sektoral. "dan yang lebih penting lagi apakah program dan biayanya itu memang situjukan untuk kepwntingan rakyat dan daerah atau sebaliknya," pungkasnya .(RZ)

No comments:

Post a Comment