![]() |
| Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat Doktor Zulkieflimansyah |
Sumbawa (postkotantb.com)- Calon Gubernur Nusa
Tenggara Barat Zulkieflimansyah mengatakan dirinya akan meningkatkan kualitas
SDM di NTB dengan cara membenahi dunia pendidikan. Cagub nomor urut tiga yang
berpasangan Sitti Rohmi Djalilah itu menyebut Zul-Rohmi akan menjamin
pendidikan bagi anak-anak NTB mulai dari perkotaan sampai ke pelosok desa.
"Membangun itu bukan hanya jalan yang bagus. Tapi
sekolahnya juga. Membangun dari desa itu juga memberdayakan masyarakat. Tak
boleh ada lagi anak-anak NTB yang putus sekolah," kata Doktor Zul di
Kecamatan Lopok, Sumbawa, Sabtu siang (03/03/2018).
Pendidikan memang termasuk salah satu komitmen Gemilang dari
Zul-Rohmi. Duet Cagub dan Cawagub yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera
dan Partai Demokrat itu ingin meningkatkan SDM dan Indeks Perbangunan Manusia
(IPM) NTB dengan meningkatkan mutu sekolah-sekolah sampai perguruan tinggi,
mempermudah akses program beasiswa dan meningkatkan kemampuan serta
keterampilan masyarakat untuk mengolah hasil bumi NTB.
Tujuan utama Zul-Rohmi meningkatkan kualitas pendidikan di NTB
adalah agar masyarakat tidak menjadi penonton di negeri sendiri. Dalam beberapa
waktu ke depan, NTB kata Doktor Zul akan terus menjadi incaran bagi para
investor. Akan banyak berdiri hotel-hotel mewah, industri besar dan
lain-lain. Dalam mengikuti kemajuan ini, Zul-Rohmi ingin masyarakat NTB
ikut terlibat aktif. Sehingga kemajuan NTB dapat dinikmati secara merata oleh
masyarakat terutama dalam meningkatkan kondisi ekonomi.
"Jangan sampai kita hanya menyaksikan saja kemajuan di
provinsi kita ini. Jangan hanya jadi satpam atau jadi OB di kantor-kantor atau
pabrik-pabrik. Tapi ikut terlibat dalam aktivitas pengolahan dan
pengembagan," ujar Doktor Zul.
Untuk dapat terlibat secara aktif di industri besar yang akan
hadir di NTB, kuncinya kata Doktor Zul tak lain adalah kualitas SDM dan latar
belakang pendidikan. Jika anak-anak NTB banyak menjadi insinyur dan
sarjana-sarjana dari bidang studi lainnya Insya Allah kata Doktor Zul akan
mudah untuk bergabung dengan perusahaan-perusahaan ternama.
Tak hanya itu, skill dan kemampuan yang ditempa
di dunia pendidikan juga dapat membuka peluang bagi masyarakat NTB untuk
menciptakan lapangan kerja dan dunia usaha sendiri. Untuk menghidupkan industri
pengolahan menurut alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu tak harus
dengan perusahaan besar.Tapi bisa dirintis dari industri rumah tangga dan
industri menengah. (Eka)


0Komentar