Friday, January 4, 2019

Kunker : Gubernur DKI Berikan Bantuan Kepada Pemda KLU dan Lotim

Pose Bersama Gubernur DKI Jakarta H. Anies Baswedan, didampingi  Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, dalam rangka silaturahmi dan kunjungan kerja sekaligus pemberian bantuan hibah Pemprov DKI Jakarta kepada Pemda Kabupaten Lombok Utara, Jum'at (4/1).

Lombok Utara (postkotantb.com) - Bertempat di SMP Negeri 2 Tanjung Gubernur DKI Jakarta H. Anies Rasyid Baswedan, Ph.D didampingi  Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah, MSc Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH, dalam rangka silaturahmi dan kunjungan kerja dalam rangka memberi bantuan hibah Pemprov DKI Jakarta kepada Pemda Kabupaten Lombok Utara dan Pemda Kabupaten Lombok Timur (4/1).

Gubernur Anies yang datang bersama rombongan Pemprov DKI Jakarta diantaranya Kepala Dinas Sosial, Kalak BPBD, Kabiro Tata Pemerintahan disambut antusias dengan kesenian tradisional Rudat Setia Budi Dusun Trengan Pemenang.

Hadir pula pada kesempatan itu, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin SH MH, Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi SH, Sekda KLU Drs. H. Suardi, MH, Sekda Lotim Drs. H. Rohman Farly MM, Para Asisten Setda KLU, unsur pimpinan OPD KLU, Para Camat, Para Guru dan Siswa SMPN 2 Tanjung beserta tamu undangan.

Bupati Najmul yang mengawali sambutannya menyampaikan, bahwa Gubernur DKI berkunjung dan membantu penanggulangan bencana di Lombok Utara.

"Mewakili seluruh masyarakat Lombok Utara menyampaikan selamat datang di Lombok Utara dan terima kasih atas bantuan dan rasa empati dari Gubernur DKI Jakarta," tutur bupati.

Bupati melanjutkan, di tengah duka yang menimpa, Allah SWT menguji hampir setiap hari untuk menerima hikmah. Salah satunya, kedatangan Gubernur DKI merupakan hikmah besar, bahwa Allah tidak pernah membiarkan untuk menghadapi ujian.

"Perlu saya ceritakan kepada Gubernur DKI dan rombongan bahwa sampai hari ini sudah tercatat 3000 kali lebih gempa yang kami hadapi. Mulai dari tanggal 29 Juli 6,4 SR, 5 Agustus 7.0 SR, 19 Agustus 6.2 SR, diguncang berkali-kali. Hampir semua fasilitas pemerintah mengalami kerusakan, baik sekolah, rumah sakit, maupun tempat ibadah. Kami berkantor ditenda, kalau pun ada yang masih kokoh, tetap belum berani ditempati," urai bupati dihadapan hadirin.

Lombok Utara adalah kabupaten pemekaran dari Kabupaten Lombok Barat, 10 tahun silam, masih sangat muda. Adanya ujian gempa, mesti mulai dari nol lagi.

"Kini, masyarakat sudah mulai bangkit dan membangun paradigma baru dalam masyarakat, harus bermental relawan, bukan mental korban. Jika kita mengetuk pintu Allah di langit, maka Allah akan membuka pintunya di bumi," ungkap bupati berfilosofi.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, M.Sc menyatakan, ketika gempa menimpa Lombok Utara, masyarakat tidak siap secara mental, tapi yang menakjubkan ketika gempa lebih besar terjadi di Palu, masyarakat di Lombok Utara yang sudah menderita seperti melupakan penderitaannya. Mengumpulkan hasil penjualan buminya, untuk dikirim ke Palu.

Gubernur DKI Jakarta H. Anies Rasyid Baswedan Ph.D dalam sambutannya bersyukur bisa berkunjung ke Lombok Utara, dan pernah berjanji akan kembali ke Lombok Utara.

"Kami hadir mewakili warga DKI Jakarta yang menyaksikan dari jauh tapi merasakan di hati. Hari ini saya penuhi dan tunaikan, lunas sudah janji saya," ujar mantan Menteri Pendidikan Nasional itu.

Dilanjutkannya, Lombok sedang bergeliat, bencana yang terjadi adalah ujian dari Allah, karna Allah tahu masyarakat Lombok siap menerimanya.

"Dukungan dari Pemprov DKI Jakarta untuk membangun sekolah. Semoga memberikan manfaat yang besar, jangan hanya dilihat dari jumlah rupiahnya, tapi niat masyarakat DKI Jakarta yang tidak bisa dihitung oleh akuntan manapun," tuturnya pada akhir sambutan yang disambut aplaus hadirin.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan APBD Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp 19,2 milyar dan bantuan hibah ASN se-DKI Jakarta senilai Rp 4,4 milyar oleh Gubernur DKI Jakarta kepada Pemda KLU dan bantuan kepada Pemda Lotim  sebesar Rp 10 milyar yang diterima oleh Sekda Lotim Drs. H. Rohman Farly, MM disaksikan Gubernur NTB.

Pada kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta ditemani Kepala Sekolah SMPN 2 Tanjung dan Bupati Lombok Utara, sempat meninjau bekas bangunan sekolah yang luluh lantak oleh adanya bencana gempa bumi.
(sta/Eka)

No comments:

Post a Comment