-->

DPRD NTB Resmi Berikan Rekomendasi Perubahan Nama BIL Menjadi BIZAM

, Wednesday, January 29, 2020 WIB Last Updated 2020-01-29T07:53:46Z
Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaedah menyerahkan surat rekomendasi perubahan nama bandara dari BIL ke BIZAM
Mataram (postkotantb.com)- Melalui sidang paripurna yang di hadiri Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, Rabu (29/1) DPRD NTB resmi menyetujui dan memberikan rekomendasi perubahan nama bandara dari Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid.

Surat rekomendasi tersebut di bacakan oleh Wakil Ketua DPRD NTB H. Muzihir. Pembacaan surat rekomendasi ini sendiri berjalan lancar tanpa adanya interupsi dari anggota sidang.

Dalam surat rekomendasi ini tercantum beberapa poin. Selain menyetujui perubahan nama juga agar perubahan nama bandara ini segera di eksekusi oleh Menteri Perhubungan. Selain itu dalam surat rekomendasi ini juga meminta agar di sosialisikan secara masif perubahan nama tersebut baik oleh perangkat daerah, Angkasa Pura ataupun oleh Kementerian Perhubungan.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah mengatakan, perubahan nama bandara ini telah sesuai dengan prosedur serta Permenhub 1421. Terkait sosialisasi ke masyarakat, gubernur menyatakan dirinya bersama dengan jajaran Pemprov NTB akan segera melakukan komunikasi dengan Bupati Lombok Tengah Suhaili FT.

"Saya pasti akan mendatangi beliau, secara personal kami terus melakukan komunikasi, pak Suhaili saya rasa tidak ada masalah, mungkin ada masyarakat yang tidak mendapatkan informasi secara utuh terkait perubahan nama bandara ini," ujar gubernur.

Gubernur juga berharap dengan adanya rekomendasi dewan tersebut persoalan perubahan nama bandara telah selesai. Gubernur mengingatkan perubahan nama bandara tidak membuat pelayanan menjadi terganggu terlebih mengganggu kondusiftas daerah. Pasalnya Lombok Tengah ujar gubernur bakal menjadi destinasi pariwisata andalan dengan KEK dan agenda motogp.

"Dewan kan refresentasi rakyat, tentunya rekomendasi perubahan nama ini akan membuat persoalan menjadi klir, Bandara itu fasilitas vital menjadi pintu masuk jangan hanya berbeda pandangan lantas membuat kondusifitas daerah menjadi tidak baik, Lombok Tengah ini menjadi destinasi unggulan dengan adanya KEK dan Moto GP, mari kita bersama sama menjaga keamanan dan kenyamanan di daerah," pungkas gubernur.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini