TNI dan Forkopimda Gelar Apel Siaga Bencana 2020

, Tuesday, January 14, 2020 WIB Last Updated 2020-01-14T07:54:24Z
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc.,
Bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Memeriksa Pasukan Siaga Bencana 2020 di lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Selasa (14/1).
Mataram (postkotantb.com)- Dalam rangka siaga bencana banjir, tanah longsong dan puting beliung di NTB personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Basarnas, BNPB, Tagana, Damkar, PLN Senkom, Dinas Perhubungan, Fasilitator dan Pramuka menggelar apel gabungan siaga bencana tahun 2020 dipimpin Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., di lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Selasa (14/1).

Apel gelar pasukan yang diselenggarakan BNPB Provinsi NTB tersebut, sesuai surat keputusan Gubernur NTB nomor 360-990 tahun 2019, tentang penetapan status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung di Prov NTB.

Kegiatan apel gabungan tersebut dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) NTB yakni Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Djalilah, Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si., Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Dados Raino, Danlanud ZAM Rembiga, Kepala BNN NTB, Kepala BNPD NTB dan Dandim 1606/Lobar. 

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan apel gelar pasukan yang dilakukan dalam rangka kesiapsiagaan bencana alam di wilayah NTB, baik banjir, tanah longsor dan puting beliung,dan lainnya.

"kita harus mengenali bentuk kemungkinan ancaman bencananya yang akan terjadi dari indikasi yang ada, guna menyiapkan strategi penangganan yang tepat. Dan kita harus mengetahui permasalahan yang ditimbulkan, dengan harapan kita dapat mencari solusinya, agar tidak menjadi masalah yang berlarut-larut," jelasnya.

Menurutnya, kondisi cuaca saat ini yang rawan bencana alam sehingga harus dipersiapkan dengan baik, berupa menyiapkan satuan tanggap bencana diseluruh daerah kabupaten/Kota Provinsi NTB.

“Untuk menghadapi tantangan tugas terkait bencana alam, sesuai arahan Gebernur NTB, kita melaksanakan apel kesiapsiagaan bencana sebagai salah satu cara untuk menunjuk kepada publik bahwa NTB siap, mencegah, menghindari, menganstisipasi dan menghadapi setiap kemungkinan terkait dengan bencana, sebagai bagian dari mitigasi bencana," terangnya.

Di  NTB sendiri sambung Danrem, memiliki Konsep dalam menghadapi bencana berdasarkan pengalaman yang sudah pernah dilakukan.Mengingat karaktersistik bencana yang beragam, maka untuk mengantisipasi serta dalam penanganannya mengedepankan kearifan lokal yang ada, dengan melibatkan seluruh komponen stake holder yang ada di NTB.

Selain itu, Danrem menyampaikan terimakasih kepada Gubernur NTB yang telah mendukung penuh pelaksanaan tugas rehab rekon, sehingga NTB dijadikan sebagai model penanganan bencana di seluruh Indonesia oleh BNPB RI.

Ia mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB, agar pada musim hujan dapat mengantisipasi setiap bencana yang akan muncul di wilayah NTB.

“Semoga kesiapan kita ini menjadi tolak ukur bagi kesiapan penugasan satuan kedepan, dengan harapan setiap indikasi segera bisa diantisipasi dengan meminimalisir dan meniadakan korban bencana,” pungkas. (Eka)
Komentar

Tampilkan

Terkini