Trend Bayi dan Balita Terpapar Virus Corona di NTB Semakin Meningkat

Trend kasus positif covid-19 yang menimpa bayi dan anak anak di NTB semakin meningkat

Mataram (postkotantb.com)- Kasus covid-19 di Nusa Tenggara Barat belum menunjukan pelambatan. Hari ini Kamis (7/5) dari hasil pemeriksaan  208 sampel swab di Laboratorium RSUD Provinsi NTB dan Laboratorium RS Unram menunjukan hasil 176 sampel negatif, 20 sampel positif ulangan, dan 12 sampel kasus baru positif Covid-19.

Dari 12 kasus baru covid-19 tersebut tiga orang diantaranya merupakan bayi berusia 1 dan dua bulan serta satu anak berusia 2 tahun. Trend bayi dan anak positif terpapar virus corona semakin meningkat. Setelah sebelumnya tercatat 22 kasus yang menimpa bayi dan anak anak dengan penambahan tiga orang tersebut jumlah pasien covid-19 yang menimpa bayi dan anak anak terus bertambah.

Adapun dua bayi dan anak dua tahun yang positif covid-19 adalah:

• Pasien nomor 301, an. An. MAF, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 302, an. An. MRF, laki-laki, usia 2 bulan, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;


• Pasien nomor 305, an. An. AEP, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 229. Saat ini menjalani karantina di Kota Mataram dengan kondisi baik;

Sekda NTB HL. Gita Aryadi meminta para orang tua untuk meningkatkan kewaspadan terhadap sang buah hati. Terlebih tiga daerah di NTB termasuk dalam transmisi lokal sehingga penyebaran covid-19 lebih rentan terjadi.

"Tiga daerah di NTB di tetapkan sebagai daerah transmisi lokal, artinya virus ini bisa menulari siapa saja bahkan dari orang terdekat, anak anak sekarang rentan terhadap virus corona, saya menghimbau para orang tua untuk lebih berhati-hati," himbau Gita.

Selain itu Gita juga meminta para orang tua untuk mematuhi dan mengikuti protokol pencegahan covid-19. Sejumlah kasus yang terjadi pada bayi dan anak anak lanjut Gita belum di ketahui penyebabnya.

Gita menghimbau agar para orang tua untuk tidak membawa anak anak nya bepergian keluar rumah guna memimanilisir resiko terpapar virus Sars-Cov 2 atau virus corona.

"Kalau memang tidak penting keluar sebaiknya jangan di lakukan terlebih membawa anak anak, hindari dan kurangi resiko dari sumber penularan yang tidak di ketahui," pungkas Lalu Gita.(RZ).