-->

Akibat Gempa KLU Alami Kerugian 3,59 T

, Tuesday, July 21, 2020 WIB Last Updated 2020-08-17T14:25:03Z


Lombok Utara (postkotantb.com)- Gempa bumi 2018 berdampak signifikan di Lombok Utara. KLU terimbas paling parah di NTB dengan merusak banyak bangunan. Nyaris 80 persen permukiman hancur dan rusak parah, baik rumah warga, fasilitas publik, fasilitas sosial hingga korban jiwa. Kebutuhan dana untuk merehabilitasi dan merekonstruksi seluruh dampak itu juga mencapai triliunan rupiah.
Bupati Lombok Utara merinci kerusakan tersebut. Adapun data kerusakan dan kerugian dialami Lombok Utara, sebagai berikut:

a. Korban jiwa: 471 jiwa.
b. Rumah Warga tiga kategori (berat, sedang dan ringan): 75.741 unit (terbanyak di NTB).
c. Infrastruktur: 85 unit (terbanyak di NTB).
d. Fasilitas pendidikan: 294 unit.
e. Fasilitas kesehatan: 1 unit RSUD, 8 unit Puskesmas, 30 unit Pustu, dan 45 unit Poskesdes/Polindes.
f. Rumah ibadah: 405 unit.
g. Fasilitas perekonomian: pasar tradisional 25 unit, disusul hotel 105 unit.

"Sedangkan total kerugian sebagai berikut :
a. Total dana kerugian: Rp.3,59 triliun.
b. Total kebutuhan rehab rekon: Rp 2,08 triliun," terangnya pada rapat persiapan HUT ke-12 Kabupaten Lombok Utara, Senin (20/7).
Dijelaskannya untuk progres penanganan RTG dan perkembangan pembangunan RTG sebagai berikut :

Rekap Jumlah RTG : 55.170 unit
RTG selesai : 35.417 unit
RTG (on progress) : 7.484 unit
RTG belum pembangunan (segera) : 12.269 unit. (Eka)

Komentar

Tampilkan

Terkini