Cek Persiapan Infrastruktur Menjadi Satker Murni, Fritz Edward Kunjungi Bawaslu Kota Mataram

Komisioner Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengunjungi Bawaslu Kota Mataram untuk mengecek kesiapan Bawaslu Komat sebagai Satker Murni

Kota Mataram (postkotantb.com)-  Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, SH.LL.M. Phd. Datang berkunjung ke sekretariat Bawaslu Kota Mataram dalam rangka memastikan kesiapan Bawaslu Kota Mataram menjadi Satker murni dan kesiapan pengawas menghadapi Pilkada. Kunjungan beliau tersebut disambut langsung oleh Komisioner & Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Mataram. (28/11/20)


Tercatat, bahwa dalam rencana pembentukan satker murni, di NTB hanya ada dua kab/kota yang terpilih yakni Bawaslu Kota Mataram dan Bawaslu Kab Lombok Tengah. Memastikan hal tersebut Fritz, langsung mengecek beberapa infrastruktur yang ada di Bawaslu Kota Mataram.

Dalam dialog yang sama, Ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri, S.Pd.I merasa optimis bahwa Bawaslu kota Mataram bisa menjadi Satker Murni.

“Kita optimis ya, kemarin Korsek kita juga sudah melaksanakan seleksi kesiapan menjadi Kasek defenitif, alhamdulilah beliau lolos, dan tinggal menunggu waktu pelantikan saja.” Ujar Hasan, selaku ketua Bawaslu kota Mataram.

Selain itu, dalam kunjungannya Fritz juga menyampaikan kepada jajaran pengawas bahwa dalam menghadapi Pilkada yang didepan mata ini, semua pengawas tidak boleh takut terhadap intimidasi siapapun dan oleh apapun.

“Jangan ragu, jangan takut, terhadap intimidasi karena kita adalah pelaksana undang-undang”. Tegas Fritz yang juga sebagai kordiv Hukum Bawaslu RI.

Diakhir kunjungan, Firtz panggilan akrab lelaki kelahiran medan tersebut, mengajak kepada jajaran Bawaslu kota Mataram untuk selfie bersama sebagai ungkapan akrab atas disambutnya beliau di Kota Mataram.

“Terima kasih atas sambutan hangat sahabat-sahabat Bawaslu Kota Mataram, cerita baik di Bawaslu Kota Mataram ini akan saya kisahkan ke Bawaslu Kab/kota lain saat saya berkunjung nantinya.” Tuturnya Firtz mengakhiri komentarnya.(RZ)