176 Kepala Madrasah Ikuti Sosialisasi Perpres 64

Kakanmenag Loteng H. Zamroni Aziz mengatakan, untuk urusan.....

176 Kepala Madrasah Ikuti Sosialisasi Perpres 64
PERYATAAN: para guru insentif dan sertifikasi menyatakan sikap mendukung Perpres Nomor 64 tentang jaminan kesehatan

Lombok Tengah (postkotantb.com) - Sebanyak 176 kepala madrasah negeri swasta se Lombok Tengah mengikuti sosialisasi Perpers nomor 64 terkait jaminan kesehatan dan pembinaan dari  Kantor Kementerian Agama  Loteng dan BPJS.

Sosialisasi dan pembinaan tingkat MA tersebut dipusatkan di Ponpes Darussalimin NW Sengkol Mantang, Kecamatan Batukliang.

Kakanmenag Loteng H. Zamroni Aziz mengatakan, untuk urusan madrasah atau urusan di bawah kemenag, pihaknya siap 24 jam melayani. Sebab sebagai seorang pimpinan, harus siap di manapun dan kapanpun.

"Kalau masih malas malas, ia jangan mau jadi di depan, makanya saya siap melayani seluruh urusan di bawah kemenang," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Loteng H.  Muliadi mengatakan, Perpres 64 adalah keberkahan bagi guru. Sebab jika mendaftar melalui jalur mandiri, yang akan dibayar setiap bulannya Rp 60, sedangkan melalui jalur Insentif guru, hanya di potong Rp 22 ribu per bulan.

Selanjutnya, usai sosialisasi dan pembinaan ini, masing masing kepala madrasah, diminta mengumpulkan berkas nama nama guru yang tercatat menerima program sertifikasi ataupun insentif guru.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengawasan BPJS Loteng, Gilang mengatakan, Perpres 64 ini, telah memberikan manfaat bagi masyarakat se Indonesia, khususnya bagi guru honorer yang ada di kemenag Loteng.

"Kita harus mensyukuri lahirnya perpres ini, sebab telah memberikan kemudahan bagi kita semua secara umum," katanya.

Dijelaskan, sebelum perpres ini keluar, untuk PNS dulunya gaji mereka dipotong 5 persen, namun dengan adanya perpres ini, hanya di potong 1 persen dari UMK.(AP)