NTB dan Bali Siap Finalkan Kerja Sama

Finalisasi kerja sama itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekda NTB Lalu Gita Aryadi, Selasa (19/1). Rapat tersebut untuk memetakan....

Sekda NTB Lalu Gita Aryadi
Foto : Sekda NTB Lalu Gita Aryadi

Mataram (postkotantb.com) - Kunjungan kerja Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., bersama jajarannya ke Pulau Dewata Desember 2020 lalu ditindaklanjuti serius oleh Pemprov Bali. Rencananya Pemprov Bali dalam beberapa waktu ke depan akan berkunjung ke NTB untuk memfinalkan kerja sama dengan penandatanganan kesepakatan antar pemerintah daerah.

Finalisasi kerja sama itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekda NTB Lalu Gita Aryadi, Selasa (19/1). Rapat tersebut untuk memetakan pola kerja sama dan kemitraan yang saling  menguntungkan antara Provinsi NTB dan Provinsi Bali. Rencananya beberapa sektor yang akan dikembangkan dalam perjanjian kerja sama tersebut di antaranya sektor pariwisata, pertanian, peternakan, perindustrian, perdagangan, perhubungan,  koperasi UMKM dan lainnya.

Perjanjian kerja sama yang akan dilangsungkan pada Jumat 29 Januari 2021 mendatang di Ball Room Golden Palace Hotel Mataram, rencananya juga akan dirangkaikan dengan pameran potensi pariwisata NTB, potensi pertanian, peternakan, perdagangan, perindustrian ataupun kesiapan konektivitas jalur sarana dan prasarana perhubungan yang dimiliki NTB. Selain itu Dekranasda NTB juga akan menggelar fashion show hasil-hasil industri tenun tradisional yang dimiliki NTB baik yang ada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

Dalam kunjungan Gubernur NTB ke Bali Desember lalu itu, NTB mengajak Bali untuk bersinergi dan kolaborasi dalam rangka mendukung seluruh persiapan MotoGP 2021 di sirkuit Mandalika

"Pengembangan pariwisata antara Bali dan NTB sudah tidak lagi tentang kompetisi, tetapi bagaimana membangun kolaborasi untuk membangun pariwisata secara bersama-sama," kata Doktor Zul dalam kunjungan tersebut.

Demikian pula Gubernur Bali sangat mendukung terciptanya konektivitas yang lebih baik antara Bali-NTB pada masa-masa mendatang. Karena itu perlu didisain dengan baik konektivitasnya. Tidak untuk bersaing tapi sinergi dan terkoneksinya. (RZ)