Urung Dibangun, Desain Bendungan Mujur Akan Ditinjau Kembali

Kepala Dinas PUPR, H. Syahdan mengatakan, pihaknya akan

Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, H. Syahdan
Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, H. Syahdan

 Lombok Tengah (postkotantb.com) - Kepala Dinas PUPR, H. Syahdan mengatakan, pihaknya akan melakukan peninjauan kembali desain pembangunan mega proyek Bendungan Mujur, Lombok Tengah (Loteng). Karena bendungan tersebut tidak akan dibangun sesuai perencanaan awal.

"Bangunan bendungan Mujur tetap diprioritaskan, akan tetapi tidak seluas yang digembar-gemborkan. Kemungkinan kita akan remajakan atau perkecil," ungkapnya, Minggu (24/1).

Sesuai perencanaan awal, Lanjut dia, bangunan bendungan ini membutuhkan 394, 92 hektar, sedangkan luas lahan yang sudah diukur baru 177, 56 Hektar, termasuk milik Pemda Loteng dan wilayah 4 desa. Diantaranya Desa Mujur dan Sukaraja, Kecamatan Praya Timur, Desa  Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah dan Loang Maka, Kecamatan Janapria. Khusus penalutan direncakan sepanjang 3,5 kilo Meter.

Besarnya kebutuhan dan dampak sosial, menjadi salah satu penyebab kemungkinan akan dilakukan review desain ulang.

"Review desain ini, kita butuh waktu satu tahun dan itu masih berjalan. Baru bisa kita ambil keputusan, berapa besar pengurangan luas bangunan, untuk mengurangi dampak sosialnya," paparnya.

Berdasarkan hasil tinjauan, berikutnya akan disosialisasikan ke Pemda Loteng, untuk sama sama memikirkan langkah selanjutnya. Jika Pemda Loteng tidak mampu menganggarkan, barulah pihak Pemprov dan pusat untuk mengambil alih.(AP)