Farin Soroti Langkanya Pupuk

Gubernur harus menyampaikan kepada pengusaha pupuk agar memberikan diskresi. Kondisi pupuk hari ini sangat langka, tentu yang menjadi korban adalah

 Lombok Barat (postkotantb.com) - Anggota Komisi IV DPRD NTB Fraksi Gerindra, Nauvar Furqony Farinduan, menggelar reses di Dusun Ketirek, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Sabtu (13/2).

Dalam reses ini banyak keluhan terlontar dari masyarakat. Antara lain, masalah pupuk, sampah, keamanan dan lampu jalan.

RESES: Anggota Komisi IV DPRD NTB, Nauval Furqony Farinduan, usai kegiatan reses, Sabtu (13/2)
RESES: Anggota Komisi IV DPRD NTB, Nauval Furqony Farinduan, usai kegiatan reses, Sabtu (13/2)

Farin, menyebut, ketersediaan pupuk jadi hal yang harus dintervensi Pemerintah Provinsi NTB.

"Gubernur harus menyampaikan kepada pengusaha pupuk agar memberikan diskresi. Kondisi pupuk hari ini sangat langka, tentu yang menjadi korban adalah petani, harga pupuk melambung tapi harga beras tetap sama," kritiknya.

Dia menegaskan, dewan akan mendesak pemprov agar secepatnya menerbitkan surat keputusan pendistribusian pupuk demi menyelematkan nasib petani.

"Saya berharap kepada Gubernur NTB supaya mengeluarkan secepatnya surat keputusan untuk pendistribusian pupuk , supaya petani tidak gagal panen," tandasnya. (ALI)