Polisi Ringkus Dua Pejambret Spesialis Mobiling

DIGELANDANG: salah satu pelaku jambret tengah diamankan polisi

 Lombok Barat (postkotantb.com)- Tim Puma Sat Reskrim Polres Lombok Barat (Lobar) meringkus dua pelaku jambret. Keduanya merupakan komplotan yang tercatat telah melakukan aksi hingga di 18 TKP di wilayah Lobar.

Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Dhafid Shiddiq, S.H.,S.I.K., mengatakan tersangka Jambret ini beraksi tidak hanya di Wilayah Hukum Polres Lobar saja, namun juga kerap beraksi di Mataram.

Terakhir, dua pelaku ini beraksi di Pinggir Jalan Dusun Jembatan Kembar, Desa Jembatan Kembar Timur, Kecamatan Lembar. Korbannya Laki-laki yang masih di bawah umur.

Pelaku berinisial SH, Laki-laki (20) warga Dusun Teluk Waru, Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar dan JA Laki-laki (18) warga Dusun. Eyat Mayang Barat, Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar.

"Dalam aksinya, dilakukan secara mobiling, menyasar calon korban yang sedang lengah dan mengincar barang-barang berharga korban," ungkapnya, Selasa (9/2).

Diakui, peristiwa jambret yang dilakukan oleh kawanan ini, Jumat (25/12), pada pukul 23 . 45 wita. Saat itu, korban tengah berjalan sambil memainkan Handphone Redmi 8A Warna Hitam.

"Tiba-tiba datang dua orang menggunakan Sepeda Motor Tracker, berhenti di depan Korban. Satu orang langsung turun mengambil Hp milik Korban, kemudian melarikan diri,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, lanjut dia, tim langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Tim Puma Polres Lobar mendapat informasi  terduga pelaku sedang berada di rumahnya di Dusun Eyat Mayang, Senin (8/2).

"Kami berhasil melakukan penangkapan terhadap terduga Pelaku JA dan mengakui perbuatannya menjambret bersama SU,” jelasnya.

Bermodalkan pengakuan JA, Polisi kemudian menyelidiki keberadaan SU dan diketahui, SU sedang berada di rumahnya. "Tim Puma juga berhasil mengamankan SU tanpa perlawanan dirumahnya, dan mengakui telah melakukan Pejambretan,” imbuhnya.

Kedua Pelaku mengaku sering melakukan Penjambretan dua wilayah. Wilayah Hukum Polres Lobar, para pelaku mengaku pernah melakukan aksi kejahatannya di sekitar Wilayah Lembar, Gerung, Jalan By Pass Bil II, Kediri, Labuapi, hingga sekotong.

Sedangkan di Wilayah Hukum Polresta Mataram kedua terduga pelaku beraksi di Pagutan, Pagesangan, Islamic Center dan jalan Udayana.(ALI)