Jelang Lebaran Topat, Ratusan Personel Polresta Mataram Disiagakan

JAGA KETAT: Personel Polresta Mataram tengah berjaga ketat

Mataram (postkotantb.com)- Jelang perayaan Lebaran Topat pekan ini, Polresta Mataram mempersiapkan ratusan personel Polri guna melaksanakan giat pengamanan.

Dikonfirmasi, Selasa (18/5), Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Rafles Girsang menyebut, sebanyak 400 personel terlibat dalam pengamanan perayaan tradisi tahunan tersebut.

"Nanti juga akan ada penambahan personel dari instansi terkait agar pengamanan di lapangan dapat terlaksana maksimal. Kegiatan pengamanan ini juga sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Walikota Mataram dan Bupati Lombok Barat tentang Pencegahan Penyebaran COVID-19 di tempat wisata dan hiburan," katanya.

Dikatakan, Lebaran Topat merupakan tradisi yang digelar sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri. Giat pengamanan ini, sebagai upaya kepolisian dalam mencegah penyebaran Covid 19. Dikhawatirkan, kerumunan masyarakat di tengah perayaan lebaran, menjadi penyebab meningkatnya potensi penyebaran Covid 19.

"Seluruh personel yang bertugas, kami minta untuk lebih mengawasi pergerakan masyarakat untuk mencegah kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan Covid 19," tegasnya.

Diakui, fokus pengamanan Polresta Mataram berada di seluruh kawasan wisata yang masuk dalam wilayah hukum Polresta Mataram. Antara lain Eks Pelabuhan Ampenan, Pantai Gading, Pantai Mapak Indah, Pantai Loang Baloq, Taman Narmada, Hutan Sesaot dan pemandian Suranadi.

Demikian pula di kawasan perbatasan wilayah antar kabupaten kota. Setiap kendaraan yang melintas, diwajibkan melalui pemeriksaan personel yang berjaga di pos pengamanan.

"Jadi nanti kita 'standby', melarang masyarakat yang mencoba masuk ke tempat wisata. Mereka yang datang kita suruh putar balik. Kita sudah tahu ciri-ciri mereka yang mau berwisata untuk 'Lebaran Topat'," cetusnya.

Sementara itu, Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi mengaku telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengelola tempat wisata dan hiburan agar menutup sementara kegiatan usahanya hingga 20 Mei 2021.

Kapolresta Mataram juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengunjungi tempat wisata selama dilakukannya penutupan sementara. Imbauan tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Begitu juga dengan rangkaian kegiatan religi pada perayaan Lebaran Topat. Salah satunya ziarah makam tokoh agama. Kegiatan tersebut belum diperbolehkan hingga 20 Mei 2021. "Pada intinya kita tidak underestimate. Kamtibmas memang lancar tetapi potensi kerumunan ini tetap kita antisipasi. Terutama mereka yang mau ke tempat wisata," jelasnya.(SFM)