Kapolsek Kopang Dukung Desa Montong Gamang Jadi Kawasan Zero Petasan

Kapolsek Kopang, AKP Suherdi

Lombok Tengah (Postkotantb.com)- Kapolsek Kopang, AKP Suherdi, mengapresiasi Desa Montong Gamang yang kini menjadi zero petasan. Komitmen tersebut telah disepakati bersama masyarakat desa Montong Gamang Kecamatan Kopang.

"Kami apresiasi komitmen masyarakat terkait dengan zero petasan dalam rangka menciptakan kondusifitas di bulan Ramadan dan malam hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah," kata Suherdi, Rabu (05/5).

Tidak bisa dipungkiri, lanjut dia, di bulan Ramadhan dan pada malam lebaran suara petasan dan kebisingan yang lain kerap mengganggu masyarakat. 

"Untuk itu, kami terus melaksanakan upaya seperti kegiatan-kegiatan antisipasi bunyi petasan, balap liar, pengaturan arus lalu lintas dan dan lainnya. Hal itu kami lakukan agar masyarakat yang melangsungkan ibadah di bulan Ramadan dapat terlaksana dengan aman dan nyaman," ungkapnya.

Pihaknya mengajak semua elemen masyarakat agar sama-sama menjaga berbagai fasilitas yang ada, khususnya di Kecamatan Kopang, terutama  pasar modern dan kawasan wisata.

"Mari kita jaga potensi yang ada di Kopang ini. Terlebih  dengan adanya sirkuit GP dan KEK Mandalika, kita harus mulai mempersiapkan diri  sehingga nanti para wisatawan akan senang berkunjung ke tempat kita," ajaknya.

Selain itu, Kapolsek juga mengimbau  masyarakat agar tidak pernah abai terhadap protokol kesehatan covid-19. Mengingat wabah tersebut sudah banyak merenggut jiwa masyarakat, terutama yang jadi korban adalah para  lanjut usia  (Lansia) di Kecamatan Kopang.

"Oleh karenanya, mari kita sukseskan vaksinasi terhadap Lansia. Ini merupakan antensi kita bersama demi meningkatkan kekebalan imun untuk melawan virus mematikan tersebut," cetusnya.

Sementara, Camat Kopang, L. Sarkin Junaidi, S.Sos, juga mengajak masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. 

"Di Kecamatan Kopang, kasus positif Covid-19 semakin hari semakin meningkat. Bahakan ada beberapa warga kita yang meninggal dunia akibat pandemi itu terutama Lansia," ungkapnya.

Terkait hal itu, pihaknya sudah membahas di Polsek Kopang bersama pihak UPTD Puskesmas Kopang, dan semua Kades se Kecamatan Kopang.

"Kita sepakat untuk mendata ulang warga yang sudah Lansia di masing-masing Desa. Dari hasil laporan  3 puskesmas di Kecamatan Kopang, masih banyak warga Lansia belum divaksin. Sehingga berikutnya khusus para Lansia akan kita prioritaskan untuk di vaksin karena rentan sekali terpapar virus covid-19," tutupnya. (AP)