Sosialisasikan Perda, Dewan Ajak Masyarakat Terapkan Prokes

SOSIALISASI PERDA: Anggota DPRD NTB, Dapil 3 menggelar sosialisasi Perda tentang penanggulangan penyakit menular di Kecamatan Maluk, Kamis (6/5)

Sumbawa Barat (postkotantb.com)- Dalam rangka sosialisasi Peraturan Daerah NTB Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular di Kecamatan Maluk.

Anggota DPRD NTB, Daerah Pilihan 3 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), M. Nasir, ST. MM., mengajak masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

"Sekarang bagaimana kita mencegah Penyebaran Virus Covid-19," ajak Nasir dalam sosialisasi yang diselenggarakan, Kamis (6/5).

Dijelaskan, dalam perda tersebut, terdapat sanksi bagi pihak yang melanggar. Baik berupa sanksi sosial hingga sanksi denda. "Sekarang ini yang paling penting marilah kita Menjaga kesehatan dengan cara tetap Melaksanakan Protokol Kesehatan 5 M yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas," jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Maluk, Fahmi,S.KM Menyebut, program Vaksinasi di kecamatan tersebut, sudah dituntaskan. Mulai dari unsur Tenaga Kesehatan, Pemerintahan Kec. Maluk dan pihak Keamanan, Guru. Sedangkan vaksinasi untuk masyarakat tengah dalam pelaksanaan.

"Untuk saat ini kami UPTD Puskesmas Maluk  mengutamakan Vaksinasi Covid- 19 kepada Lansia karena sangat Rentan resiko kematian," ungkapnya.

Sebaliknya, Pemerintah Kecamatan Maluk KSB, melalui Sekcam Hendrajaya mengucapkan terima kasih, serta memberikan apresiasi kepada DPRD NTB  yang telah berkenan melakukan kunjungan di kecamatan tersebut.

"Terima kasih kepada dewan yang telah datang mengunjungi kami untuk memberikan pemahaman Tentang Perda Prov. NTB No. 7 Tahun 2020," ujarnya.

Senada disampaikan Kepala Desa Bukit Damai, Suwardi. Dia menilai kegiatan sosialisasi dewan, kian menambah pemahaman masyarakat terhadap wabah virus korona, sekaligus menetralisir sejumlah pemberitaan hoaks terkait virus tersebut.

Sedangkan Kapolsek Maluk AKP Sidik Pria Mursita, SH., Menyebutkan, saat ini, terdapat tiga varian baru virus korona dan sudah masuk ke Indonesia, termasuk Bali. "Jangan bosan - bosan untuk tetap menggunakan masker dan menjaga jarak. Pemerintah, Melalui Dikes Bersama TNI POLRI , Telah Melanjutkan Program kampung Sehat jilid dua," pungkasnya.(ERWIN)